Angkasa Pura 2

Menhub Budi Karya – Sri Sultan HB X Bahas Percepatan Pembangunan Bandara Kulon Progo

Bandara EmplasemenMinggu, 7 Agustus 2016
2016-08-07 09.35.50

YOGYAKARTA (Beritatrans.com) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja di akhir pekan, Sabtu (6/8/2016) ke Yogyakarta. Beberapa proyek transportasi menjadi fokus kunjungan kerja Menhub Budi Karya bersama para pejabat Kemenhub itu.

Kota Gudeg ini menjadi kota pertama yang dikunjungi Menhub Budi Karya sejak dilantik menjadi Menteri Perhubungan pada 27 Juli 2016 lalu.

Dalam kunjungan kerjanya tersebut selain mengecek Stasiun Tugu, Budi Karya mengagendakan pertemuan dengan Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan HB X untuk membahas progress rencana pembangunan Bandara Kulonprogo sebagai pengganti Bandara Adisutjipto yang daya tampungnya sudah melebihi kapasitas.

Dalam pertemuan tersebut Menhub Budi Karya menyebutkan bahwa persoalan pembebasan tanah sudah ada titik terang. “Pemda Yogyakarta bersama BPN (Badan Pertanahan Nasional) telah melakukan pembebasan tanah dan menurut hasil pengamatan kami cukup baik,” katanya.

Dengan adanya titik terang ini Menhub Budi mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta yang telah secara proaktif ikut menyelesaikan persoalan tanah bakal calon Bandara Kulonprogo ini.

Pada kesempatan itu, Menhub Budi Karya didampingi Direktur Jenderal Perkeretaapian Prasetyo, menyerahkan perizinan pembangunan Kereta Bandara Kulonprogo.

“Kami menyampaikan izin tentang kereta bandara, maka dengan ini dapat ditindaklanjuti dengan perencanaan, dan lain sebagainya,” jelas Menhub.

PT Angkasa Pura I telah menyiapkan dana Rp4,146 triliun sebagai ganti rugi tanah masyarakat yang terkena dampak pembangunan Bandara Kulonprogo dimana dana tersebut akan segera dibayarkan mulai 22 Agustus 2016.

Pada kesempatan itu, Menhub meminta agar  PT Angkasa Pura I untuk melakukan pembangunan lebih cepat. Bandara Kulonprogo sendiri ditargetkan akan dapat dioperasikan pada 2019.(helmi)

loading...