Angkasa Pura 2

Pembebasan Lahan Bandara Kulonprogo Temui Titik Terang

BandaraMinggu, 7 Agustus 2016
IMG-20160803-WA046

YOGYAKARTA (beritatrans.com) – Pembebasan lahan untuk pembangunan bandara di Kulonprogo, Yogyakarta makin temui titik terang.

Hal itu terungkap usai pertemuan dengan Sultan Hamengkubuwono X dalam rangkaian Kunjungan Kerja Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sabtu (6/8/2016).

“Pemda Yogyakarta bersama BPN (Badan Pertanahan Nasional) telah melakukan pembebasan tanah dan menurut hasil pengamatan kami cukup baik,” jelas Menhub dalam keterangan resmi yang diterima beritatrans.com, Minggu (7/8/2016).

Menhub mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta yang telah secara proaktif ikut menyelesaikan persoalan tanah bakal calon Bandara Kulonprogo itu.

“Bandara Adisutjipto daya tampungnya sudah melebihi kapasitas,” kata Menhub.

Menhub meminta PT Angkasa Pura (AP) I melakukan pembangunan bandara Kuloprogo lebih cepat. Ditargetkan, bandara yang mampu menampung penumpang empat kali lipat dari Adisutjipto akan dapat dioperasikan pada 2019.

AP I telah menyiapkan dana Rp4,146 triliun sebagai ganti rugi tanah masyarakat yang terkena dampak pembangunan bandara Kulonprogo dimana dana tersebut akan segera dibayarkan mulai 22 Agustus 2016.

“Pada tahap pertama, bandara Kulonprogo nantinya memiliki kapasitas tampung 15 ribu penumpang dan 28 pesawat berbadan lebar sekelas Boeing B-777,” kata Menhub. (omy)