Angkasa Pura 2

Ditjen Hubla Optimalkan Layanan Pendaftaran Kapal Online di 44 Lokasi

DermagaRabu, 10 Agustus 2016
Daftar_kapal_online

BANDUNG (beritatrans.com) – Direktorat Perkapalan dan Kepelautan (Ditkappel) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Diten Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggelar kegiatan sinkronisasi dan rekonsiliasi data pendaftaran kapal online. Kegiatan ini untuk mendukung serta mengoptimalisasikan pelaksanaan pendaftaran kapal secara online.

“Kegiatan ini juga untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia khususnya bagi pegawai pembantu pendaftaran dan balik nama kapal,” kata Direktur Perkapalan dan Kepelautan (Dirkappel) Ditjen Hubla Ir. Sugeng Wibowo, MM, saat membuka kegiatan tersebut di Hotel Amarossa, Bandung, Jawa Barat.

Kegiatan ini berlangsung selama empat hari mulai tanggal 9 hingga 12 Agustus 2016.

Acara diikuti oleh perwakilan dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan dan 44 Unit Penyelenggara teknis yang telah melaksanakan pendaftaran kapal secara online.

“Sejak launching ada 44 lokasi pendaftaran kapal yang telah siap menggunakan sistem tersebut, meskipun penerapannya dilakukan secara bertahap karena masih terdapat beberapa kendala teknis yang saat ini telah berhasil diselesaikan seperti kestabilan dukungan sinyal yang berbeda di setiap UPT,” ujar Sugeng Wibowo.

Untuk itu, melalui acara ini diharapkan dapat dilakukan sinkronisasi dan konsolidasi data serta peningkatan kemampuan sumber daya manusianya sehingga aplikasi pendaftaran kapal secara online dapat diterapkan dengan baik dan lancar guna peningkatan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut.

Sementara itu di tempat terpisah, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Ir. A. Tonny Budiono, MM, menegaskan bahwa penerapan aplikasi pelayanan pendaftaran kapal online merupakan salah satu bentuk langkah nyata Kementerian Perhubungan dalam menjawab tuntutan masyarakat terhadap perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi dalam mempercepat pelayanan, khususnya bidang pendaftaran kapal.

“Pendaftaran kapal secara online ini dapat membantu masyarakat umum dan kalangan pemilik kapal dalam mendapatkan informasi mengenai kegiatan proses pemberian perizinan pendaftaran kapal secara cepat, mudah, akurat, dan transparan,” ujar Tonny.

Salah satu tujuan dari pendaftaran kapal yaitu agar dapat mengikuti secara terus menerus setiap perubahan, baik fisik maupun status hukum kapal. Untuk itu, diperlukan penyelenggaraan pendokumentasian dan informasi terkait pendaftaran dan kebangsaan kapal yang baik.

Adapun 44 lokasi yang telah menerapkan Sistem Pendaftaran Kapal Online adalah: Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Pelabuhan Belawan, Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Tanjung Perak, Pelabuhan Makassar, Pelabuhan Tanjung Emas, Pelabuhan Ambon, Pelabuhan Balikpapan, Pelabuhan Banjarmasin, Pelabuhan Batam, Pelabuhan Bitung, Pelabuhan Dumai, Pelabuhan Sorong, Pelabuhan Panjang, Pelabuhan Benoa, Pelabuhan Cilacap, Pelabuhan Cirebon, Pelabuhan Jayapura, Pelabuhan Kendari, Pelabuhan Palembang, Pelabuhan Pontianak, Pelabuhan Samarinda, Pelabuhan Teluk Bayur, Pelabuhan Ternate, Pelabuhan Tanjung Pinang, Pelabuhan Bengkulu, Pelabuhan Talang Dukuh/Jambi, Pelabuhan Kupang, Pelabuhan Lembar, Pelabuhan Lhokseumawe, Pelabuhan Meneng/Tanjung Wangi, Pelabuhan Pekanbaru, Pelabuhan Sampit, Pelabuhan Donggala/Pantoloan, Pelabuhan Manado, Pelabuhan Manokwari, Pelabuhan Merauke, Pelabuhan Gorontalo, Pelabuhan Bagan Siapi-api, Pelabuhan Luwuk, Pelabuhan Maumere, Pelabuhan Sibolga, Pelabuhan Sabang, Pelabuhan Tual. (aliy)