Angkasa Pura 2

Permudah Pengembangan Panasbumi, Pemerintah Terbitkan Perpres No. 20 Tahun 2016

EnergiKamis, 11 Agustus 2016
Energi-panas-bumi

JAKARTA (beritatrans.com) – Saat ini pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) No.28/2016 tentang besaran dan tata cara pengenaan bonus produksi Panas bumi. Penerbitan PP itu sebagai upaya pemerintah meningkatkan pengembangan energi panas bumi di Indonesia.

“Peraturan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepemilikan bagi masyarakat yang tinggal di area potensi panas bumi, sehingga pengembangan panas bumi ke depannya mampu mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat setempat,” ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar di Jakarta, kemarin.

Upaya untuk meningkatkan pengembangan Panas bumi di Indonesia menurut Arcandra, juga akan dilakukan dengan berbagai tindakan antara lain, pertama, penugasan pengusahaan panas bumi pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) segera dikembangkan dari tahap eksplorasi sampai dengan pemanfaatan.

“Kedua, penyusunan harga jual listrik panas bumi dengan skema Feed in Tariff yang lebih memfasilitasi keekonomian pengembangan Panas bumi,” tutur Arcandra.

Ketiga, pemerintah membuka peluang bagi pengembang untuk mendapatkan penugasan survei pendahuluan panas bumi sekaligus melakukan eksplorasi. Jadi pengembang mendapatkan keistimewaan dalam tahap lelang melalui mekanisme Pelelangan Wilayah Kerja Hasil Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi.

Pemerintah juga akan fokus pada tiga pilar utama dalam percepatan pengembangan dan pemanfaatan EBT termasuk panas bumi, yaitu aspek proses bisnis yang semakin jelas, terukur, sederhana dan cepat. Kemudian penggunaa teknologi yang efektif, efisien, dan memberikan keekonomian proyek yang bagus.

“Serta peningkatann kompetensi sumber daya manusia yang meliputi pengetahuan, keahlian dan pengalaman selain tentunya aspek integritas mereka,” Arcandra. (albi)

loading...
Terbaru
Terpopuler
Terkomentari