Angkasa Pura 2

Menko Luhut Minta Proyek Danau Toba Harus Segera Dikerjakan

DestinasiSabtu, 20 Agustus 2016
IMG-20160819-WA047

TOBASA (beritatrans.com) – Menko Maritim Luhut Pandjaitan meminta agar proyek pembangunan wisata di Danau Toba segera dikerjakan. Untuk itu perlu segera menyiapkan kapasitas masyarakatnya.

“Beberapa hal harus dibenahi agar proyek ini bisa segera berjalan, di antaranya adalah mempersiapkan masyarakat sekitar Danau Toba,” kata Luhut saat membuka ‘Workshop Strategi Penguatan Kapasitas Masyarakat di Kawasan Danau Toba yang diselenggarakan di Institut Teknologi Del di Laguboti, Toba Samosir (Tobasa) Sumatra Utara, kemarin.

Di depan sekitar 300 peserta yang terdiri dari generasi muda, tokoh-tokoh masyarakat dan pejabat setempat, Menko Luhut menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo.

“Presiden ingin lingkungan yang baik, infrastrukturnya yang bagus. Ada investasi yang berasal dari swasta, dan masyarakatnya harus disiapkan,” kata Luhut.

Menurut Menko Luhut, masalah lingkungan yang ditimbulkan oleh keramba harus dibereskan. Kemudian masalah lingkungan Toba Pulp Lestari (TPL) yang mengambil kayu dengan menggunakan truk tronton juga harus dibereskan.

“Karena infrastruktur yang dibuat Kemenpupera yang sudah bagus akan rusak manakala tronton-tronton yang berbobot 16 ton terus lewat sana,” ujarnya.

Menko Luhut menyampaikan perhitungan Kemenpupera bahwa nilai tambah yang diberikan TPL hanya dua kali, tetapi kerusakan yang ditimbulkan 16 kali. Ia ingin masalah ini diselesaikan agar sebagai tujuan destinasi, Toba bisa memenuhi standar lingkungan hidup.

“Jangan sampai lingkungan hidup tidak baik, sehingga orang tidak mau datang kemari,” katanya.

Dalam rencana pembangunannya, proyek akan berdiri di lahan seluas 600 hektare. Di dalamnya akan dibangun convention center, lapangan golf, dan hotel bintang lima. Pembangunan tersebut akan didukung oleh homestay disekeliling danau Toba yang jumlahnya mencapai 1000 buah.

Ia menyinggung bahwa peran gereja dan tokoh agama juga penting. “Masyarakat ini harus disiapkan ketahanannya terhadap datangnya banyak turis yang bermacam-macam kelakuannya. Kita harus menyiapkan agar masyarakat dapat melakukan pelayanan yang baik kepada para tamunya,” ujarnya. (aliy)

loading...