Angkasa Pura 2

Wahju Satrio Utomo Lulus Ujian Doktor Dengan Cum Laude

Figur SDMSenin, 22 Agustus 2016
Tommy lulus dotor2

JAKARTA (Beritatrans.com) – Wahju Satrio Utomo, SH, M.Si berhasil mempertahankan disertasinya berjudul “Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Self Efficacy, Pemberdayaan Dan Motivasi Kinerja Pegawai Sekretariat Badan Pengembangan SDM Perhubungan Kementerian Perhubungan RI.”

Disertasi itu disampaikan di depan sidang terbuka yang dipimpin oleh Guru Besar sekaligus Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Prof. Dr. H. Djaali.

Tommy, sapaan Kepala BPSDM Perhubungan, berhak menyandang gelar Doktor atas kerja keras dan belajar yang tekun selama tiga tahun mampu menyelesaikan pendidikan S-3 di UNJ itu. Sidang terbuka digelar di Gedung Dewi Sartika, Kampus UNJ, Jalan Rawamangun Muka, Jakarta Timur, Senin (22/8/2016).

“Saudara promovendus (Wahju Satrio Utomo-red) berhasil lulus menjadi doktor, dengan Indek Prestasi Kumulatif (IPK) 3,76 atau lulus Cum Laude,” kata Ketua Dewan Penguji yang juga rektor UNJ Prof. DR. Djaali yang disambut tepuk meriah hadirin yang datang kala itu.

Tommy berhasil mempertahankan hasil penelitiannya serta menjawab dengan tuntas dan lugas semua pertanyaan yang diajukan dewan penguji. “Sistem kepemimpinan transformasional, terbukti mampu meningkatkan kinerja pegawai BPSDM Perhubungan,” kata dia.

Kepemimpinan transformasiomal itu, menurut Tommy, tentu harus didukung dengan berbagai instrumen, seperti pemberdayaan pegawai, motivasi serta self efficacy yang dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan,” katanya menjawab pertanyaan salah satu penguji.

Di tengah kesibukannya sebagai Kepala BPSDM Perhubungan, Tommy mampu melakukan penelitian, analisis dan mempertahankan di depan dewan penguji UNJ Jakarta.

Panitia Ujian Doktor UNJ dipimpin oleh Rektor UNJ Prof. Dr Djaali, dan Sekretaris Prof. Dr. Much. Asnawi, M.Pd.
Sedang Anggota Penguji meliputi Prof. Dr. Mukhneri Muktar, M.Pd, Prof. Dr. Ma’ruf Akbar, M.Pd, dan Prof. Dr. Yett Supriyao, M.Pd serta Penguji Luar Dr.Ir. Erman Suparno, MBA M.Si.

Tommy Dr dan jojo

Rekrutmen Berbasis Kompetensi

Dari hasil penelitiannya itu, Tommy menyarankan kepada Pemerintah untuk meningkatkan rekutmen calon pegawai yang berbasis kompetensi. “Bukan hanya lulus TPA (tes potensi akademik), tapi juga sikap mental dan niat mereka mau menjadi pegawai Kemenhub,” sebut Tommy.

Sementara, bagi Kepala BPSDP Perhubungan menurut Tommy, dia harus memahami posisi strategis dirinya dan mampu memotivasi para pegawai untuk meningkatkan kinerja yang dilakukan secara tepat, baik waktu maupun suasanya.

“Selain itu, harus dipahami setiap pegawai memiliki kebutuhan berbeda-beda, sehingga harus mampu memberikan motivasi yang tetap sesuai kondisi dan kebutuhan setiap pegawai. Dengan begitu, akan mampu membangkitkan rasa percaya diri, dan membangun kinerja dan produktivitas kerja yang lebih baik lagi,” tukas Tommy.

Sementara, kepada Sekretaris BPSDM Perhubungan, menurut Tommy harus memahami peran dan fungsinya yang sangat vital sehingga mampu berperan optimal untuk membangun kinerja dan kerja sama team yang kuat khususnya di lingkungan BPSDM Perhubungan.

Selanjutnya, bagi pegawai BPSDM Perhubungan, dia juga harus membangun kemampuan dan potensi diri agar mampu bekerja dan meningkatkan kinerja dan produktifitasnya selama di kantor dan saat pulang ke masyarakat tempat tinggalnya.

“Pegawai harus menguasai kemampuan teknis atau hard skill cmptency sebagai insan transportasi.
Selanjutnya harus didukung kemampuan non teknis atau soft skill comptency, yaitu mampu mengelola dirinya sendiri, mampu mengelola hubungan dengan orang lain, mampu mengelola hubungan di tempat kerja dan mampu mengelola dan menjaga hubungan harmonis dengan Tuhan yang maha kuasa,” tegas Tommy.(helmi)