Angkasa Pura 2

Kemenko Maritim: Indonesia Bisa Jadi Negara Maritim yang Maju, Mandiri, dan Kuat

Dermaga DestinasiKamis, 25 Agustus 2016
IMG-20160825-WA033

JAKARTA (beritatrans.com) – Secara faktual dan berdasarkan konstitusin Indonesia adalah Negara Kepulauan. Untuk itu Indonesia diharapkan bisa menjadi negara maritim yang maju, mandiri, dan kuat.

“Maju dalam arti menguasai iptek dan memiliki basis perekonomian yang kuat, mandiri dalam arti mampu mengelola sendiri sumber daya maritim yang dimiliki secara bebas menentukan masa depannya, sedangkan kuat dalam artian mampu menjaga kedaulatan, berwibawa dan disegani bangsa-bangsa di dunia,” demikian Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Asep D. Muhammad dalam keterangan tertulis yang diterima beritatrans.com dan Tabloid Mingguan Berita Trans, Kamis (25/8/2016).

Asep D. Muhammad mewakili Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut B. Pandjaitan pada Seminar Nasional Kemaritiman dengan tema “Menjadi Negara Maritim Yang Mandiri, Maju, dan Kuat”, di Ballroom Hotel Ratu Convention Centre, Jambi, hari ini.

Mewujudkan Visi menjadi negara maritim yang mandiri, maju, dan kuat menurut Asep D. Muhammad, dibutuhkan tiga misi. Pertama, harus memperkuat jati diri Indonesia sebagai Negara Kepulauan dan bagsa bahari yang berkarakter.

Kedua, harus mampu mengelola sumber daya alam dan lingkungan maritim secara berkelanjutan dengan memaksimalkan manfaat dan meminimalkan resiko terhadap lingkungan.

Ketiga, harus mampu menyediakan infrastruktur konektifitas secara merata, serasi, dan selaras dalam kesatuan ruang negara kepulauan Indonesia.

“Untuk itu Seminar Nasional Sail Selat Karimata ini saya harapkan dapat menghasilkan rekomendasi percepatan perwujudan Idonesia sebagai negara maritim yang maju mandiri dan kuat yang kita cita-citakan,” ujarnya.

Selain Sesmenko Asep, turut hadir Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat (BPSDMP KP) KKP Rifky Effendi Hardijanto yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, dan Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar yang mewakili Gubernur Jambi Zumi Zola.

Seminar Nasional ini merupakan rangkaian dari kegiatan Sail Selat Karimata 2016. Secara keseluruhan rangkaian Sail Selat Karimata ini berjumlah 19 kegiatan yang tersebar di empat provinsi yaitu Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi Bangka Belitung, dan Provinsi Jambi. (aliy)