Angkasa Pura 2

Masih 87 Flight, Garuda: OTP Penerbangan Haji Seluruh Indonesia Capai 97 Persen

Bandara KokpitKamis, 25 Agustus 2016
IMG_20160825_122613_edit

BALIKPAPAN (Beritatrans.com) – Maskapai Garuda Indonesia sampai Kamis (25/8/2016) mampu melayani penerbangan jamaah calon haji ke Tanah Susi dengan baik dan lancar. Semua penerbangan haji Garuda Indonesia bisa dilakukan tepat waktu.

“Secara umum, tingkat ketepatan waktu atau on time performance (OTP) Garuda Indonesia mencapai 97 persen dari seluruh embarkasi haji Indonesia yang di layani Garuda Indonesia,” kata Vice President SBU Umroh, Haji dan Charter Garuda Indonesia Hady Syahrean di Bandara Sultan Aji M.Sulaiman, Sepinggan Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis.

Menurutnya, sampai hari ini masih ada 87 flight yang harus diterbang Garuda Indonesia ke Tanah Suci. “Termasuk kloter 12 atau terakhir dari Embarkasi Balikpapan, Jumat besok,” kata Hady saat dikonfirmasi Beritatrans.com.

Menurutnya, untuk penerbangan haji phase I atau pemberangakatan jamaah haji masih sangat bagus. Sejauh ini penerbangan haji di Tanah Air tak ada masalah terutama yang dilayani Garuda Indonesia.

“OTP sangat bagus bahkan mendekati 100 persen. Saat itu, penerbangan jamaah calon haji dari seluruh dunia masih cukup teratur. Tapi, pada phase II atau pemulangan jamaah haji terutama pekan pertama setelah ibadah haji, Bandara Jeddah sangat padat,” jelas Hady.

“Memang berat untuk mencapai OTP yang tinggi. Tapi, Garuda Indonesia akan berusaha maksimal untuk melayani jamaah dengan baik. OTP tetap tinggi dan pelayanan bisa maksimal,” aku pejabat BUMN penerbangan itu.

Saat pemulangan nanti, menurut dia, jamaah haji seluruh dunia ingin cepat-cepat pulang. Sementara, slot penerbangan yang ada sangat terbatas bahkan tidak berubah.

“Saat itulah kita harus cerdik dan bisa memanfaatkan slot penerbangan yang diberikan Bandara King Abdul Aziz Jeddah dengan baik. Kita harus terbang tepat waktu dan proses boarding juga tepat sesuai rencana awal,” papar Hady.

Di sinilah, menurut Hady, Garuda Indonesia membutuhkan bantuan dan peran serta semua pihak, termasuk para jamaah haji, petugas pendamping haji dan lainnya.

“Buat rencana pemulangan dengan baik dan tepati jadwal yang telah ditentukan. Waktu boarding, harus tepat dan pesawat bisa kembali terbang ke Tanah Air sesuai slot yang ditentukan,” tegas Hady.(helmi)

loading...