Angkasa Pura 2

Auditor ISPS Code Harus Faham Syarat Pelabuhan Ideal

DermagaSenin, 29 Agustus 2016
IMG-20160828-WA032

JAKARTA (beritatrans.com) – Para petugas auditor International Ships and Port Facility Security Code (ISPS Code) harus memahami ketentuan atau persyaratan sebuah pelabuhan ideal yaitu pelabuhan yang tertib, aman, bersih, dan tertata dengan baik.

“Dengan memahami ketentuan sesuai yang dipersyaratkan, akan diketahui dengan jelas kekurangan dan kelemahan pelabuhan dalam menerapkan ISPS Code,” kata Direktur Kesatuan Penjagaan Laut & Pantai Victor Vikki Subroto melalui keterangan tertulis tentang kegiatan pelatihan auditor ISPS Code Direktorat Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) yang diterima beritatrans.com dan Tabloid Mingguan Berita Trans di Jakarta, Senin (29/8/2016).

Menurut Viktor, tahun 2016 adalah masa memasuki 5 tahun tahap ketiga pemberlakuan ISPS Code. Sehingga ketentuan ini harus diterapkan secara konsekuen sesuai aturan yang berlaku.

“Tidak ada lagi toleransi untuk kekurangan-kekurangan yang ditemukan dari hasil verifikasi,” katanya.

Viktor menjelaskan, dari evaluasi tentang penerapan ISPS Code ternyata ada 5 hal yang harus diperhatikan yakni pertama, harus ada kerjasama international, khususnya tentang keamanan. Kedua, menetapkan tanggung jawab dan peran pemerintah selaku administrator dalam bidang pelayaran. Ketiga, mengumpulkan data dan informasi tentang keamanan atau tukar informasi. Keempat, mempunyai metode tentang penanganan keamanan. Dan kelima, menjelaskan penerapan keamanan berkaitan dengan ISPS Code yang jelas berstandar operasionalnya dan profesional.

Viktor juga mengingatkan bahwa keberhasilan penerapan ISPS Code tergantung dari kemauan, kerjasama, dan kesamaan cara pandang dari semua pihak terkait. Sehingga tujuan untuk menciptakan kondisi aman bagi operasional kapal dan fasilitas pelabuhan dalam konteks internasional akan dapat tercapai.

“Sehingga pada gilirannya akan berdampak positif bagi dunia usaha serta perekonomian Indonesia secara umum,” katanya.

Pelatihan auditor ISPS Code sendiri berlangsung selama 5 hari yaitu dari 22 – 26 Agustus 2016 di Bogor, Jawa Barat.

“Saya berharap pelatihan ini menghasilkan para auditor yang profesional, independen, dan jujur,” katanya.

Ketua penyelenggara pelatihan, Sugiharno Andreas, SE,MAP, mengatakan bahwa peningkatan keterampilan ISPS Code dilaksanakan untuk memberikan motivasi dan pengetahuan maupun keterampilan kepada para petugas auditor agar lebih percaya diri dan memiliki tanggung jawab yang tinggi dalam laksanakan tugas di lapangan (aliy)

loading...