Angkasa Pura 2

Ini Curhat Megawati Soal Ahok

FigurSelasa, 30 Agustus 2016
images (84)

JAKARTA (BeritaTrans.com) – ‎Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, meminta agar semua pihak yang berkepentingan dengan DKI Jakarta, untuk tak terlalu memburu-buru soal apakah partainya akan mengajukan Petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Pilgub Jakarta tahun depan.

Hal itu diungkapkan beberapa kali oleh Megawati, dalam pengarahannya di pembukaan Sekolah Partai untuk calon kepala daerah, yang digelar partai itu, di Depok, Jawa Barat, Selasa (30/8).

Dalam pemaparannya yang panjang dihadapan peserta acara itu, Megawati sempat menjelaskan bahwa menjadi seorang pemimpin partai seperti PDI Perjuangan bukanlah posisi yang melulu enak. Sebab kerap kali Megawati harus menerima perlakuan bully, khususnya di media massa maupun media sosial.

Satu lagi yang belakangan kerap membuat Megawati tidak nyaman adalah menyangkut Pilgub Jakarta, khususnya bila terkait Ahok.

“Saya ditanya wartawan, nanti Ahok gimana bu? Saya bungkam lah. Kayak tak ada topik lain di republik ini,” imbuh Megawati.

“Makanya bilang dong ke atasannya, pakai Pancasila dong. Jangan Model Barat saja. Bully itu model Barat loh. Beraninya di belakang. Ketika berhadapan langsung, juga tak berani. Makanya saya bilang, yang fair dong, yang jantan,” jelas Megawati lagi.

Ketika Wali Kota Bandung Ridwan Kamil hadir di acara itu sebagai Narasumber, Megawati kembali menyinggung topik Ahok.

“Tiap hari saya dicariin wartawan untuk Ahok, Ahok. Sekarang ada Ridwan Kamil, tanyain deh,” kata Megawati disambut tawa peserta acara itu.

Megawati lalu membeberkan berbagai perlakuan bully yang dia rasakan di media massa maupun media sosial. Dia mengaku pernah melihat kartun, atau dibuatkan ‘nama ejekan’ oleh pihak yang membully.

“Dipikir saya tak tahu,” imbuh Megawati.
“Saya malah dilihatin cucu-cucu saya. Lihat Mumu dikatakan begini. Biarin saja deh, malah makin populer saya,” kata Megawati lagi.

Bagi Megawati, walau pemilu 2019 masih beberapa tahun lagi, namun dia merasakan aroma persaingannya sudah muncul.

“Kayaknya persaingan, persaingan kayak gimana gitu. Saya sering ditanya wartawan, Ibu, Ahok gimana? Saya tanya balik, emang calon dari kalian siapa sih? He..he..he..,” kata Megawati sambil terkekeh. (anky/sumber beritasatu).