Angkasa Pura 2

KAI Pelajari Pembangunan Jalur KA Bandara Kulonprogo Yogyakarta

Bandara EmplasemenSelasa, 30 Agustus 2016
Sejumlah pekerja melakukan perbaikan jalur rel Kereta Api (KA) di Stasiun Besar Madiun, Jatim, Selasa (23/6)

KULONPROGO (Beritatrans.com) – PT Kereta Api Indonesia melakukan studi lapangan rencana program pembuatan jalur kereta mendukung pembangunan bandara baru di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang ditargetkan selesai 2019.

Tim Engineering Project PT KAI Tri Septa Riza di Kulon Progo, Senin (29/8/2016), mengatakan tim mempelajari situasi geografi di lapangan guna menyusun perencanaan, terutama dalam menentukan letak rel yang menuju bandara.

“Kami melakukan studi dan pencermatan di lapangan untuk menyusun perencanaan desain rel kereta api yang akan menuju bandara,” kata Tri.

Ia mengatakan pihaknya mengambil foto lokasi dari udara menggunakan dua alat drone supaya dapat mengambil gambar dari berbagai posisi. Hasil penelitian dilapangan ini akan digunakan bahan rapat Rabu (30/8) di Jakarta.

“Kami ingin melihat situasi di lapangan, dilengkapi dengan gambar. Situasi lapangan sangat perlu guna menyusun perencanaan letak rel kereta api yang paling baik. Kami berusaha keras meminimalisir melewati permukiman penduduk,” jelas Tri seperti dikutip antaranews.com.

Sekda Kulon Progo Astungkoro mengatakan pembangunan jalur rel kereta api hingga saat ini sedang dibahas lokasi yang akan dilewati rel kereta api. Dari PT KAI mengusulkan empat alternatif jalur yang akan dibangun untuk mendukung bandara baru. Sementara ini akan memanfaatkan bekas stasiun KA Kedundang.

“Berdasarkan studi di lapangan, stasiun transitnya masih Kedundang, meski ada kemungkinan bergeser. Sedangkan bentuknya seperti apa, melengkung atau bagaimana sedang dipelajari. Namun yang hemat memang lurus dari Stasiun Kedundang menuju huruf T bandara,” katanya.

Ia mengatakan setelah rancangan pembangunan jalur kereta bandar selesai dan disetujui, PT KAI akan langsung mengusulkan Izin Penetapan Lokasi (IPL).

“Setelah IPL turun, pengerjaan jalur kereta menuju bandara langsung dibangun. Hal ini dikarenakan bandara dan jalur kereta menuju bandara ditargetkan selesai 2019,” tegas Astungkoro.(helmi/ant)