Angkasa Pura 2

Pembudidaya Ikan Laut Berharap Revisi Permen 15/2016 Sejahterakan Masyarakat Pesisir

Kelautan & PerikananJumat, 2 September 2016

JAKARTA (beritatrans.com) – Himpunan Budidaya Ikan Laut Indonesia berharap pelaksanaan revisi Permen 15/2016 tidak hanya berkutat berprinsip pada kelestarian lingkungan. Tetapi dua hal yang menjadi prinsip dan bisa paralel yakni kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
 
“Bukannya tidak setuju dengan prinsip kelestarian lingkungan pada kegiatan budidaya ikan kerapu. Tetapi ia yakin bahwa lingkungan tetap terjaga, tetapi masyarakat pesisir tetap bisa berpenghasilan,” Kata Ketua Himpunan Budidaya Ikan Laut Indonesia, Effendy di Jakarta, Jumat (2/9/2016).

Beberapa potensi daerah termasuk di Aceh tidak bisa dipukul rata, disamakan dengan daerah lain. Kasus seperti budidaya ikan Napoleon memang sudah mengarah pada pengrusakan lingkungan. Tetapi benih alam di beberapa tempat di daerah pesisir di Aceh melimpah.
 
“Benih tersebut tidak habis-habis. Itu bisa ditangkap, jumlahnya jutaan ekor per musim. Kami tidak rancu melihat potensi ini. Kami bisa bedakan dengan napoleon yang memang potensial merusak,” tandasnya. (albi)