Angkasa Pura 2

YLKI Usulkan Sepeda Motor dan Mobil Di Indonesia Dikenai Cukai

Ekonomi & Bisnis KoridorSenin, 5 September 2016
Tulus_Abadi_YLKI

JAKARTA (Beritatrans.com) – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengajukan usulan menarik untuk menggenjot penerimaan negara dari sektor cukai. YLKI mengusulkan agar kendaraan bermotor dan bahan bakar minyak (BBM) dikenai cukai.

“Di Thailand sepeda motor dikenai cukai. Di Eropa prostitusi juga kena cukai. Kami (YLKI-red) juga nanti akan usulkan agar sepeda motor dan BBM dikenakan cukai,” kata Ketua Harian YLKI Tulus Abadi di Jakarta, baru-baru ini.

Data Korps Lalu Lintas (Korlantas) Kepolisian Negara Republik Indonesia mencatat, jumlah kendaraan yang masih beroperasi di seluruh Indonesia pada 2014 mencapai 104,211 juta unit.

Sementara, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Elly Andriani Sinaga menyebutkan, di jabodetabek ini ada sekitar 25 juta kendaraan bermotor. Dari jumlah itu, sebagain besar atau sekitar 18 juta unit adalah kendaraan roda dua.

“Jumlah kendaraan di Jabodetabek hampir sama dengan jumlah penduduknya sebanyak 31 juta jiwa. Sedang total kendaraan yang ada di Jabodetabek baik mobil atau sepeda motor mencapai 25 juta unit,” sebut Elly lagi.

Tulus Abadi menyebutkan, dengan jumlah kendaraan yang sangat banyak, seharusnya dari sisi kontribusi cukai juga bisa semakin besar.

Komponen pajak yang ada di BBM bisa dialihkan atau dibingkai menjadi komponen cukai sehingga marjin penjualan BBM itu bisa dipakai untuk digunakan sebagai dana pengendalian polusi.(helmi/trib)

loading...