Angkasa Pura 2

Menhub Budi Karya Akui Program Tol Laut Belum Optimal

DermagaRabu, 7 September 2016
Menhub Budi Karya ke Brexit

JAKARTA (Beritatrans.com) – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menilai program tol laut selama ini belum efektif dan efisien. Hal itu terjadi karena beberapa rute dalam program tersebut sudah dilewati oleh perusahaan swasta.

“Beberapa lintasan ada rival dengan swasta, oleh karenanya rivalitas itu akan kita hilangkan,” ujar Menhub Budi Karya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (8/9/2016).

Dia mencontohkan pada jalur tol laut Jakarta-Ujung Pandang-Papua. Menurut dia, pada jalur tersebut harusnya kapal tol laut hanya beroperasi pada rute Ujung Pandang-Papua.

Sementara, jalur Jakarta-Ujung Pandang Sulawesi Selatan (Sulsel) merupakan jalur komersial sehingga tidak diperlukan subsidi tarif kapal.

Maka dari itu, Budi bersama jajarannya akan mengevaluasi program to laut. Ini dilakukan agar program tersebut menjadi efisien.

“Dengan evaluasi, maka kita akan dapatkan jalur yang lebih efisien dan tepat guna. Saya juga minta Pelindo I, II, III, dan IV ikut membantu sukseskan program ini,” tukas Menhub seperti dikutip laman kompas.com.

Sekadar Informasi, Tol Laut merupakan program yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo.

Program ini bertujuan untuk menghubungkan pelabuhan-pelabuhan secara rutin. Dengan demikian akan tercipta kelancaran distribusi barang hingga ke pelosok.(komp/helmi)