Angkasa Pura 2

Selain Angkutan Darat, Kemenhub Siapkan Juga Angkutan KA, Laut, dan Udara Jelang Libur Idul Adha

IMG-20160903-WA008

JAKARTA (beritatrans.com) – Kementerian Perhubungan melakukan berbagai persiapan menjelang libur Idul Adha 10-12 September 2016 mendatang.

Selain angkutan darat yang menjadi perhatian Kemenhub terkait dengan kesiapan angkutan dan berbagai kemungkinan terjadi pada lalu lintas dan tol Cipali, disiapkan juga angkutan untuk kereta api (KA), laut, dan udara.

Menurut Kèpala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Hemi Pamuraharjo mengatakan, ntuk angkutan laut, Dirjen Perhubungan Laut A. Tonny Budiono telah mengeluarkan Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor UM 008/64/6/DJPL.16 tentang Pelaksanaan Pelayanan Publik serta Pengawasan terhadap Aspek Keselamatan dan Keamanan Pelayaran pada Libur Hari Raya Idul Adha 1437H pada 6 September 2016.

“Instruksi tersebut diantaranya, agar memberikan pelayanan publik kepada masyarakat serta melakukan pengawasan terhadap aspek keselamatan dan keamanan pelayanan pada masa libur Idul Adha 1437H,” urai Hemi di Jakarta, Kamis (8/9/2016).

Selanjutnya, lanjut Hemi, diintruksikan, agar membuat dan melaksanakan jadwal piket pegawai di lingkungan kerja masing-masing pada masa libur Idul Adha 1437H.

Sedangkan pada sektor Perhubungan Udara, dikatakan Hemi, guna menjamin keselamatan penerbangan pada masa libur panjang Idul Adha Tahun 2016, Ditjen Perhubungan Udara melakukan ramp check pesawat di Bandara Soekarno Hatta.

“Ramp check dimulai hari ini hingga 10 September 2016,” ungkap Hemi.

Khusus untuk perkeretaapian, selama libur Idul Adha ini, disiapkan 20 kereta tambahan, untuk mengakomodir jumlah penumpang KA yang meningkat.

“Dilakukan juga pembentukan Posko Balai Teknik Perketaapian dan Tim Pemantauan Angkutan di stasiun KA dan daerah rawan pada 9 – 13 September 2016,” tutur Hemi.

Selain itu disiapkan dukungan sarana kereta api penumpang di Pulau JawA, lokomotif SO: 232, lokomotif SF: 229, kereta SO: 1.559, dan kereta SF: 1.452 unit.

“Untuk Pulau Sumàtera lokomotif SO: 215, lokomotif SF: 215, kereta SO: 151, dan kereta SF: 124,” pungkas Hemi. (omy)

loading...