Angkasa Pura 2

Airnav Indonesia Rampungkan Radar Baru Akhir Tahun 2016

BandaraWednesday, 14 September 2016

JAKARTA (beritatrans.com) – Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Indonesia (LPPNI) atau Airnav Indonesia akan merampungkan penggantian radar baru akhir tahun 2016.

Saat ini menurut Direktur Teknik Airnav Indonesia Lukman F Laisa, tiga lokasi sudah mulai dilakukan pembangunan radarnya yakni di Pekan Baru (satu unit), Yogyakarta (satu unit), dan bandara Soekarno Hatta (dua unit). Sedangkan di Padang sedang proses.

“Nantinya radar baru akan menggantikan yang lama,” ujar Lukman di Jakarta, Rabu (14/9/2016).

Menurut Lukman, radar yang digunakan di bandara-bandara di Indonesia, kebanyakan telah berumur tua yakni mencapai 35 tahun. Untuk itu perlu pembaruan agar lebih baik dalam melayani navigasi penerbangan.

Untuk pembangunan radar, sedikitnya masing-masing menghabiskan anggaran hingga Rp40 miliar. Tahun ini Airnav Indonesia menyiapkan Rp22, 7 triliun untuk pembangunan radar dan tower.

Pengembangan fasilitas navigasi lain menurut Lukman, diantaranya percepatan pembangunan tower terutama pada bandara-bandara baru seperti Bandara Kertajati, Bandara Saumlaki, Bandara Bawean, Bandara Dekai, Bandara Letung, Bandara Tebelian Sintang, Bandara Miangas, Bandara Muarataweh, Bandara Tambelan, dan Bandara Tanjung Api di Tojo Una-una.

“Saat ini kami melayani navigasi penerbangan di 273 bandara. Nantinya akan bertambah lagi seiring dengan pembangunan dan pengembangan yang dilaksanakan Kementerian Perhubungan (Kemhub),” tutur Lukman. (omy)