Angkasa Pura 2

Menhub Budi Karya Ultimatum Pelindo I-IV Untuk Perbaiki Dwelling Time

DermagaSabtu, 17 September 2016
IMG-20160803-WA033

JAKARTA (Beritatrans.com) – Kementerian Perhubungan mendadak memanggil dan mengumpulkan Manajemen BUMN Pelindo I, Pelindo II, Pelindo III dan Pelindo IV, di Jakarta Sabtu (17/9/2016). Pertemuan itu dimaksudkan untuk mengevaluasi masalah dwelling time di beberapa pelabuhan besar di Indonesia.

Demikian disampaikan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, di Jakarta pada hari Sabtu 17 September 2016 pagi. Menhub menegaskan bahwa terkait dengan masalah dwelling time, kita harus sungguh-sungguh melakukan pembenahan internal. “Semua lini harus melakukan introspeksi, bekerja simultan dan menjadikan masalah ini sebagai prioritas,” jelas Menhub.

“Jajaran Pelindo harus bekerja profesional, proaktif, progresif dan tidak saling menyalahkan pihak yang lain, serta secara intensif berkoordinasi dibawah arahan Dirjen Perhubungan laut”, Menhub Budi Karya menegaskan.

Dikatakan, saya berharap hasil evaluasi dengan berbagai koreksi langsung diimplementasi sehingga menunjukkan perbaikan yang signifikan. “Untuk penyelesaian dwelling time tersebut saya berikan tenggat waktu paling lambat satu bulan sudah harus tuntas” papar Menhub Budi Karya dalam siaran pers yang diterima beritatrans.com.

Bertemu Kapolri

Dalam pertemuan tersebut, Menhub Budi Karya menyampaikan pihaknya sudah bertemu dan membahas berbagai masalah terkait perbaikan pelayanan dan dwelling time di beberapa pelabuhan utama di Tanah Air.

“Saya sudah berdiskusi dengan Kapolri terkait langkah-langkah yang diperlukan untuk penegakan hukum di lapangan. Jajaran Polri sudah merespon dengan kesigapan aparatnya di lapangan” terang Menhub Budi Karya lebih jauh.

Staf Khusus Menhub Bidang Komunikasi Publik, Dewa Made Sastrawan menambahkan, keberhasilan pengurangan “dwelling time” tersebut sangat tergantung pada kerjasama dan koordinasi dengan semua pemangku kepentingan dalam proses kepelabuhanan, utamanya lembaga-lembaga pemerintah seperti Bea-Cukai, unit-unit Kementrian Perdagangan, Karantina dan institusi terkait lainnya.

“Saya bersama jajaran Kemenhub akan memimpin langsung monitoring atas pelaksanaan pembenahan dwelling time ini,” demikian penegasan tambahan Menhub Budi Karya dalam mengatasi masalah panjangya dwelling time di Pelabuhan Indonesia.

Menhub Budi Karya menegaskan, dia senantiasa menyampaikan kepada jajaran Kemenhub tentang pentingnya melalukan peningkatan efektifitas kelembagaan masing-masing sektor untuk menjadi lebih terbuka. Selanjutnya meningkatkan efisien dan akuntabilitas, sehingga fungsi pelayanan masyarakat Kemenhub akan dapat ditingkatkan selaras dengan penguatan fungsi Kemenhub sebagai regulator.(helmi)

loading...