Angkasa Pura 2

Menhub Bilang Penting Menetapkan Koordinator di Pelabuhan Untuk Tekan Dwelling Time

DermagaMinggu, 18 September 2016
IMG-20160803-WA055

JAKARTA (beritatrans.com) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa penting untuk menetapkan koordinator bagi seluruh wakil-wakil Kementerian dan Lembaga Negara yang beroperasi di pelabuhan. Hal tersebut untuk menekan dwelling time sesuai yang diharapkan Presiden Joko Widodo.

Demikian disampaikan Menhub Budi Karya usai melakukan pertemuan dengan Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi, membahas isu dwelling time di pelabuhan, hari ini, Minggu (18/9/2016).

Menhub Budi Karya menegaskan bahwa tidak ada lagi sekat-sekat antara Kemenhub dengan Bea dengan Cukai, dan antara Kemenhub dengan Polri.

“Semua bekerjasama melaksanakan instruksi Presiden untuk mengurangi dwelling time di pelabuhan-pelabuhan komersial di Indonesia,” kata Menhub Budi Karya.

Berdasarkan hasil pertemuan tersebut, Menhub Budi Karya mencatat ada hal-hal yang telah dikerjakan dan ada yang belum dikerjakan.

Menhub menambahkan bahwa, dari program pengurangan dwelling time yang telah dikerjakan, ada yang sudah bagus dan ada yang belum baik. Untuk itu akan disusun rencana dimana program-program yang sudah baik di satu pelabuhan akan diterapkan juga di pelabuhan lainnya.

“Pelabuhan yang telah berhasil mengurangi dwelling time juga masih memiliki hal-hal yang masih perlu ditingkatkan, khususnya koordinasi antar lembaga,” katanya.

Persoalan koordinasi itu menurut Menhub Budi Karya akan dibahas dalam pertemuan tingkat menteri pada hari Selasa (20/9/2016) yang akan datang.

“Hasilnya (pertemuan tingkat menteri) akan dimintakan arahan kepada Bapak Presiden,” kata Menhub.

Budi Karya juga mengatakan pentingnya melakukan deregulasi dan simplifikasi dalam proses dokumen kepelabuhanan guna mendukung pengurangan dwelling time.

“Kami akan mengakaji perlu tidaknya melalukan proses pemeriksaan secara penuh pada barang yang diimpor berulang-ulang oleh importir tertentu yang dikenal memiliki reputasi baik,” katanya.

Dirjen Bea dan Cukai, Heru Pambudi mengaku siap mendukung inisiatif Menteri Perhubungan dalam rangka mengurangi dwelling time secara menyeluruh, termasuk yang menyangkut proses perijinan, proses pemeriksaan dokumen dan proses pemeriksaan barang.

“Kami siap menjadi bagian dari Tim yang diinisiasi oleh Bapak Menteri Perhubungan, untuk memastikan bahwa dwelling time berkurang di seluruh pelabuhan-pelabuhan komersial utama Indonesia,” kata Heru. (aliy)

loading...