Angkasa Pura 2

Bawa 4 Mobil Selundupan Dari Singapura, KM Sea Master Three Ditangkap Di Batam

Aksi Polisi DermagaMonday, 19 September 2016

BATAM (BeritaTrans.com) – Empat mobil asal Singapura seperti Mini Coper, Mercedes Benz, Honda Odyssey dan Honda Civic gagal diselundupkan melalui pelabuhan tikus di Batam.

Personel Direktorat Polisi Air Baharkam Polri berhasil menahan KM Sea Master Three yang dipakai mengangkut keempat mobil tersebut pada Sabu (17/9/2016) sekira pukul 08.00 WIB. Rencananya keempat mobil ini dikirimkan ke Sagulung.

“Kita mendapatkan Informasi dari masyarakat ada kapal kayu KM Sea Master Three GT 32 yang membawa mobil dari Singapura. Setelah diselidiki ternyata benar dan kita langsung lakukan penangkapan,” ujar Kapolda Kepri Brigjen Sambudi Gusdian, Minggu (18/9/2015).

Hasil pemeriksaan sementara diketahui tekong atau pemilik kapal bernama Zulkarnain. Untuk membawa mobil masuk ke Batam dari Singapura, ia mendapat upah Rp 5 juta per satu unit mobil.

“Kasus ini ditangani oleh Ditpol Air. Dari hasil sementara memang dia diupah Rp 5 juta per unit. Sejauh ini masih kita dalami,” sambung Sambudi.

Saat diperiksa tekong tidak bisa menunjukan kelengkapan surat-surat kendaraan yang dibawanya. Sehingga petugas patroli di atas KM Bisma 8001 menangkap KM Sea Master Three GT 32.

Sambudi melihat kecil kemungkinan mobil mewah yang berseliweran di Batan hasil penyelundupan. Selain polisi saja yang berjaga di laut mencegah barang luar diselundupkan ke Batam, ada satuan lainya seperti Bea Cukai dan sebagainya.

Selama ini kordinasi Polri dan Bea Cukai terbilang bagus. “Untuk penyelundupan kecil karena Bea Cukai sudah memantau di setiap pelabuhan tikus di Batam,” ia menambahkan.

Belum diketahui pemesan mobil ini. Polisi sementara masih meminta keterangan para tersangka yang dijerat pasal 219 ayat 1 jo pasal 323 ayat 1 Undang-Undang No 17 tahun 2008 tentang Pelayaran. (della/sumber tribunnews).

foto tribunnews.com