Angkasa Pura 2

Naik Honda Vario & Lewat Perlintasan Tak Dijaga, Santri Ponpes Tambak Beras Tersambar KA

EmplasemenSelasa, 20 September 2016
perlintasan-ilegal

JOMBANG (BeritaTrans.com) – Adil Ramadana Firdaus (19), santri Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum Tambak Beras, Jombang, Jawa Timur tewas usai tersambar kereta api (KA) Dhoho di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Glagahan, Kecamatan Perak, Jombang.

Kapolsek Perak AKP Untung Sugiarto mengatakan, kecelakaan maut tersebut diketahui Senin (19/9/2016), sekitar pukul 16.30 WIB. Awalnya Adil yang mengendarai sepeda motor Honda Vario AG 3579 EU warna hitam itu melaju dari utara ke selatan.

Nahas, saat melintas di perlintasan KA tanpa palang pintu di Desa Glagahan, Kecamatan Perak, Jombang, di saat yang bersamaan dari arah barat melintas KA Dhoho. Karena kurang memperhatikan, sepeda motor yang dikemudikan Adil tertabrak KA jurusan Kertosono-Surabaya itu.

“Korban terlempar hingga 50 meter dan mengalami luka parah. Sedangkan kendaraan korban ringsek karena terseret body kereta,” ungkapnya kepada awak media, Senin (19/9/2016).

Warga yang melihat kejadian itu, lantas menghubungi pihak kepolisian. Sedangkan beberapa di antaranya langsung mengevakuasi tubuh pemuda asal Desa Gadingmangu, Kecamatan Perak, Jombang yang mengalami luka parah dan melarikannya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban meninggal dalam perjalanan ke RSUD Jombang karena mengalami luka yang sangat parah. Sedangkan sepeda motor korban sudah kita evakuasi ke mapolsek. Kejadian ini murni kecelakaan. Saat ini kita sudah masih menunggu kedatangan pihak keluarga,” tandasnya. (lia/sumber okezone).

loading...