Angkasa Pura 2

BKI Apresiasi Tanggapan Menhub Tentang Kecelakaan Kapal Wisata di Padangbai

DermagaSenin, 26 September 2016
Kapal_Gili_Cat_2

JAKARTA (beritatrans.com) – PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) mengapresiasi pernyataan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi terkait sertifikasi kapal Gili Cat 2 yang terbakar di Padangbai, Bali yang menyatakan bahwa bila pemberian sertifikat pada kapal itu dilakukan dengan benar, kecelakaan tersebut tidak akan terjadi.

“Kapal Gili Cat 2 tidak pernah disertifikasi oleh BKI dan sepenuhnya pengawasan dilakukan oleh otoritas pelabuhan setempat,” ujar Sekretaris Perusahaan BKI, Saifuddin Wijaya, di Jakarta, Senin (26/9/2016.

Sesuai dengan Peraturan Menhub, bahwa kapal bendera Indonesia wajib memiliki sertifikat klasifikasi untuk kapal dengan ukuran panjang di atas 20 m atau GT di atas 100 ton atau HP mesin di atas 250 PK.

Saifuddin menambahkan bahwa kapal yang disebut Fast Boat dengan ukuran di bawah 100 GT tersebut, kabarnya mengalami ledakan di bagian buritan yang diindikasikan berasal dari tangki BBM. Sementara dalam operasionalnya, kapal tersebut berlayar dari Padangbai ke Gili Trawangan.

Dan lazimnya kejadian kecelakaan kapal, BKI selalu dimintai data dan laporan survey kapal untuk kepentingan investigasi pihak KNKT, terutama menyangkut kapal yang disertifikasi oleh BKI.

“BKI siap bekerja sama dengan KNKT untuk investigasi penyebab kecelakaan Kapal. Selain itu BKI dapat melakukan sertifikasi apabila itu ada permintaan khusus. Namun secara umum sesuai kewenangan yang diberikan Pemerintah RI, sertifikat BKI untuk kapal-kapal niaga dengan ukuran tertentu,” ujar Saifuddin. (aliy)