Angkasa Pura 2

Quick Respon Team KSOP Gresik Selamatkan Awak Kapal Yang Nyaris Tenggelam

DermagaSelasa, 27 September 2016
2016-09-27 21.14.37

JAKARTA (beritatrans.com) – Tim reaksi cepat atau Quick Respon Team Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Gresik, Jawa Timur, berhasil menyelamatkan seluruh awak kapal KLM Anugerah Indah yang menabrak bangkai kapal dan hampir tenggelam di Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS), perairan Teluk Lamong, hari ini, Selasa (26/9/2016).

2016-09-27 21.14.48

Nakhoda kapal patroli milik KSOP Gresik KN P.365 Kholis Anhari menuturkan kepada beritatrans.com dan Tabloid Mingguan Berita Trans bahwa proses evakuasi dilakukan bersama KN P.50015.

Ia menceritakan, sekitar pukul 04.00 WIB pagi tadi, petugas kapal patroli KN.P 365 Hari Purwono dan petugas KN.P 50015 Sarmin, mendapatkan laporan dari petugas Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Bawean, Muhammad Yasin bahwa KLM. Anugerah Indah GT. 39 yang berlayar dari Bawean menuju Tanjung Perak mengalami kecelakaan laut akibat menabrak kerangka kapa di posisi 07.10.5510 S / 112.41.387 E.

“Kerangka kapal yang ditabrak itu kemungkinan besar kerangka KM Tanto Hari yang tenggelam beberapa waktu lalu, namun belum diangkat,” katanya.

2016-09-27 21.15.06

Bahkan dua hari sebelumnya, yakni Jumat (22/9/2016) KLM Berkat Mulia GT. 163 mengalami kejadian serupa, yakni menabrak bangkai kapal itu pada pukul 05.00 WIB.

“Akibat kejadian tersebut KLM Anugerah Indah mengalami kebocoran dan hampir tenggelam,” ujarnya.

Menurutnya, berdasarkan data manifest kapal tersebut mengangkut kayu sengon sebanyak 75 ton, kapal diawaki 5 orang dan dinakhodai bernama Safi’i.

“Sesuai perintah kepala KSOP Gresik AKBP Capt. Hermanta, SH, MH., kapal patroli segera melakukan evakuasi terhadap awak kapal agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Kholis.

Setelah semua awak kapal diselamatkan selanjutnya mereka diserahkan kepada Syahbandar Tanjung Perak.

“Bersyukur semua awak kapal dapat diselamatkan. Kejadian ini hanya menimbulkan kerugian materil yang belum bisa diperkirakan jumlahnya,” kata Kholis. (aliy)