Angkasa Pura 2

Antisipasi Macet Demo Buruh, Polisi Bikin Rekayasa Lalu Lintas

Aksi Polisi KoridorKamis, 29 September 2016
Pengalihan_Lalu_Lintas

JAKARTA (beritatrans.com) – Polda Metro Jaya melakukan rekayasa lalu lintas sebagai antisipasi kemacetan akibat unjuk rasa ribuan buruh yangg tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) hari ini, Kamis (29/9/2016).

Unjuk rasa yang diklaim bakal diikuti oleh sekitar 20 ribu buruh tersebut akan dilakukan di Balai Kota, Istana Negara, Mahkamah Kontitusi dan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Tuntutannya ialah menolak upah murah dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI, serta pencabutan Undang-Undang Tax Amnesty.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, agar masyarakat mengikuti petunjuk dan mengikuti arahan Polantas agar terhindar dari kemacetan parah di ruas-ruas yang akan dilalui oleh para pengunjuk rasa.

Diperkirakan, mereka akan memadati beberapa titik di Jalan MH Thamrin, Jalan Gatot Subroto, Kuningan dan Tomang.

Adapun rekayasa lalu lintas yang dilakukan adalah:

A. Bundaran Air Mancur Monas menuju Harmoni:

- Belok kiri Jalan Budi Kemuliaan – Jalan Abdul Muis – Jalan Majapahit- Harmoni- dan seterusnya.

- Belok kanan Jalan Merdeka Selatan – Jalan Merdeka Timur – dan seterusnya.

- Dari Jalan Merdeka Selatan menuju Jalan Budi Kemuliaan- Jalan Abdul Muis- Jalan Majapahit- Harmoni- dan seterusnya.

B. Traffic Light Budi Kemuliaan:

- Arus diarahkan Jembatan Serong belok kiri – Jalan Kebon Sirih – Jalan MH Thamrin – dan seterusnya.

C. Pertigaan Pertamina atau Pejambon arah Jalan Merdeka Utara:

- Arus diarahkan Jalan Merdeka Timur – Jalan Perwira – Jalan Lap Banteng – Pejambon – Jalan Merdeka Timur – Tugu Tani- Jalan Ridwan Rais, Jalan Merdeka Selatan, Bundaran Air Mancur – dan seterusnya.

D. Traffic Light Harmoni Arah Bundaran Air mancur Monas:

- Arus diarahkan Jalan IR.H. Juanda – Pintu Air – Jalan Pos – Jalan Lap Banteng – Jalan Pejambon – Jalan Merdeka Timur – Tugu Tani – Jalan Merdeka Timur – Jalan Merdeka Selatan – dan seterusnya. (aliy/okz)

loading...