Angkasa Pura 2

Ancam Koruptor, Duterte: Saya Akan Kupas Kulit Kalian Hidup-Hidup

FigurJumat, 30 September 2016
images (9)

MANILA (BeritaTrans.com) – Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, memerintahkan jajaran pemerintahannya untuk segera menghentikan tindakan korupsi. Jika tidak, Duterte akan mengupas kulit mereka hidup-hidup.

“Hentikan itu. Saya benar-benar akan menguliti kalian hidup-hidup,” ujar Duterte sesaat setelah mengumumkan rencana kunjungannya ke Vietnam, seperti dikutip Inquirer dan cnnindonesia, Jumat (30/9).

Menurutnya, citra pejabat Filipina di mata dunia, termasuk Vietnam, lekat dengan korupsi. Namun, Duterte memastikan bahwa selama menjabat, ia akan berupaya keras untuk mengubah citra itu.

Duterte mengatakan bahwa ia tidak takut kehilangan teman demi terus menjaga integritasnya. Faktanya, dia sendiri mengaku sudah kehilangan beberapa teman sejak dilantik sebagai Presiden Filipina pada 30 Juni lalu.

Mantan Wali Kota Davao ini pun menyatakan tak akan segan-segan melakukan pemecatan besar-besaran demi memenuhi janjinya memberikan pemerintahan yang bersih kepada rakyat.

“Saya menjanjikan kepada rakyat pemerintahan yang bersih. Jangan permalukan saya. Saya tidak ingin ada pemecatan besar-besaran terhadap pekerja pemerintahan. Tolong jangan paksa saya melakukannya,” ucap Duterte.

Ia mendesak para jajaran pemerintahannya untuk bekerja sama dalam kampanye anti-korupsinya. Jika memang ada yang terlibat korupsi sekecil apa pun sebelumnya, Duterte meminta mereka segera menghentikannya.

terutama yang melibatkan uang yang seharusnya ditujukan bagi orang miskin, para petani,” tuturnya.

Duterte pun menjabarkan beberapa contoh lembaga yang kerap melakukan korupsi, seperti Badan Pembangunan Ekonomi dan Daerah (Neda). Sekali lagi, Duterte meminta mereka menghentikan praktik korupsi. Jika tidak, Duterte tidak segan-segan mempermalukan mereka di depan umum.

“Saya akan bacakan nama kalian di depan umum. Saya akan meminta kalian untuk mengundurkan diri. Jangan paksa saya menempatkan kalian di situasi canggung dan tidak nyaman,” katanya.

Namun, Duterte juga tak mau menutup mata pada fakta bahwa masalah korupsi bukan hanya terletak pada jajaran pemerintahnya, tapi juga pihak yang menawarkan gratifikasi.

Kepada para pebisnis yang ingin meneken kontrak dengan pemerintah, termasuk Kementerian Pertahanan Filipina, Duterte mengingatkan bahwa mereka tak perlu repot-repot “membisikinya.”

“Saya bukan orang teknis. Jangan temui saya. Temui [Menteri Pertahanan, Delfin] Lorenzana. Lorenzana tidak akan menurut kepada saya jika saya memberikan perintah yang salah,” ujar Duterte.

Dalam upaya pemberantasan korupsi ini, Duterte juga mengajak masyarakat untuk terlibat langsung. Ia mengimbau rakyat untuk membantunya mengidentifikasi pejabat yang korupsi.

Ia juga mengaku akan melindungi orang yang melaporkan. “Beri informasi saja kepada saya,” katanya.

Selain itu, Duterte juga mengatakan bahwa pemerintah akan terus melakukan upaya pencegahan korupsi, salah satunya dengan cara menyederhanakan transaksi dalam pemerintahan.

Ia menegaskan kepada seluruh kementerian, berbagai dokumen terkait luar negeri harus diurus paling lama dalam waktu satu bulan. Di tingkat lokal, pengurusan dokumen harus selesai dalam jangka waktu paling lambat tiga hari. (ani).