Angkasa Pura 2

Sutejo Imbau TKBM Lansia Manfaatkan Program Rasionalisasi Mumpung Masih Dibantu Pelindo II

DermagaSabtu, 1 Oktober 2016
IMG-20151205-WA0001-553x360-1-1-1

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Program rasionalisasi (pengurangan ) Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) lanjut usia ( 56 tahun lebih ) di Pelabuhan Tanjung Priok kurang diminati buruh.

TKBM usia diatas 56 tahun lebih banyak memilih tetap menjadi buruh ketimbang dirasionalisasi dengan uang pesangon Rp 29,5 juta/TKBM.

Buktinya untuk rasionalisasi tahap sekarang ini Koperasi TKBM bekerjasama dengan PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP), anak Perusahaan Pelindo II, mentargetkan 150 buruh , tapi yang mendaftar baru 65 orang, kata General Manager (GM) Koperasi TKBM Pelabuhan Tanjung Priok, Sutejo, kemarin.

Sutejo kembali mengimbau buruh yang sudah usia di atas 56 tahun agar memanfaatkan program rasionalisasi sekarang ini.

” Mumpung dana santunannya masih dibantu Pelindo II Rp 20 juta/TKBM sehingga setiap peserta rasionalisasi mendapat santunan Rp 29,5 juta,” katanya.

Menurut Sutejo, Pelindo hanya membantu program rasionalisasi untuk 1000 buruh.Sekarang sudah dilaksanakan 550 orang. “Jadi tinggal untuk 450 buruh yang dibantu Pelindo II,” katanya.

Kalau quota rasionalisasi yang dibantu Pelindo II sudah habis atau sudah mencapai 1000 buruh, uang santunan untuk tiap buruh ikut rasionalisasi pasti lebih kecil. Karena hanya mengandalkan kemampuan dana koperasi, tegas Sutejo. (wilam)