Angkasa Pura 2

Menpar Ingatkan Puteri Pariwisata 2016 Tingkatkan Pariwisata Indonesia di Dunia Internasional

Bandara DestinasiMinggu, 2 Oktober 2016
IMG-20161002-WA002

JAKARTA (beritatrans.com) – Menteri Pariwisata Arief Yahya mengingatkan kepada Puteri Pariwisata 2016 yang baru saja terpilih agar meningkatkan promosi pariwisata di dunia internasional.

“Selamat untuk Putri Pariwisata terpilih. Kami ingin kalian semua mempromosikan pariwisata Indonesia, memperkuat Wonderful Indonesia di mata dunia internasional,” ungkap Menpar di Jakarta, akhir pekan.

Lois Merry Tangel yang merupakan peserta dari Sulawesi Utara mengaku bangga dengan terpilihnya menjadi Putri Pariwisata 2016.

“Saya ingin mengaplikasikan ilmu dan pengalaman untuk kepentingan pariwisata Indonesia. Saya akan belajar dari pengalaman putri-putri pariwisata sebelumnya. Mudah-mudahan saya bisa menjalankan amanah ini dengan baik,” tutur Lois.

Sebelum didampuk sebagai Putri Pariwisata, gadis kelahiran 1997 itu juga pernah menyandang Putri Bunga pada tahun 2015. Menpar berharap Lois tak lagi hanya mempromosikan wisata Sulut, namun juga seluruh Indonesia.

“Pariwisata di Sulut belakangan ini makin berkibar. Modal Sulut sudah cukup kuat. Punya atraksi kelas dunia, terutama Bunaken dengan Wisata Bahari sub Underwater Zone itu,” ujar Menpar.

Kunjungan wisman yang terus meningkat, membuat wisata ke Sulut yang dengan Ibukota Manado sangat fleksibel.

“Siapapun kini bisa datang ke Manado kapan pun dan jam berapa pun. Itu lantaran mulai 13 Agustus 2016, Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado resmi buka 24 jam per hari,” kata Menpar.

Bandara yang tadinya mengantongi izin operasi dari pukul 06.00-23.00 WITA (22.00-15.00 UTC) kini terus siaga melayani penumpang dari pukul 06.00-05.59 WITA (22.00-21.59 UTC).

“Kalian sudah punya modal. Cantik, pintar, bisa berkomunikasi dengan baik, dan memahami pariwisata di masing-masing daerah. Dengan terpilihnya Lois, komitmen pemerintah terutama Gubernur Sulut Olly Dondokambey harus lebih kuat lagi dalam meningkatkan pariwisata Sulut dan Indonesia ke tingkat internasional,” pungkas Menpar. (omy)