Angkasa Pura 2

Nasib Indonesia Jadi Anggota Dewan ICAO Diputuskan Pekan Depan

Bandara KokpitMinggu, 2 Oktober 2016
IMG-20160930-WA058

JAKARTA (beritatrans.com) – Nasib Indonesia menjadi anggota Dewan International Civil Aviation Organization (ICAO) Kategori III akan ditentukan pekan depan, tepatnya 4 Oktober 2016.

Sabtu kemarin (1/10/2016), Indonesia resmi terdaftar dalam pencalonan sebagai Anggota Dewan ICAO kategori III dengan penyerahan Notification Pencalonan Indonesia ke kantor Sekjen ICAO sesuai regulasi 58 (a).

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Hemi Pamuraharjo menjelaskan Anggota Dewan Kategori III adalah mewakili negara-negara yang memiliki wilayah geografis yang luas.

“Pemilihan Anggota Dewan ICAO Kategori III ini akan berlangsung pada Selasa 4 Oktober 2016 yang akan datang dan hari tersebut merupakan penentuan dari perjuangan panjang Indonesia untuk menjadi Anggota Dewan ICAO kategori III,” kata Hemi melalui keterangan tertulis yang diterima beritatrans.com dan Tabloid Mingguan Beritat Trans di Jakarta, Minggu (2/10/2016).

Hemi menambahkan Indonesia pernah mengemban amanat sebagai anggota Dewan ICAO Kategori III mulai tahun 1962 sampai tahun 2001.

Dalam upaya meraih keanggotaan dewan ICAO, berbagai upaya telah dilakukan oleh delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Permanent Representative RI di ICAO yaitu Duta Besar RI untuk Canada Tengku Faizasyah dan Utusan Khusus Menteri Perhubungan untuk ICAO Indroyono Soesilo untuk menggalang dukungan dari negara-negara anggota ICAO.

Indonesia secara aktif terus memperjuangkan kepentingan dunia penerbangan nasional. Hal ini salah satunya ditunjukkan dengan menyampaikan working paper pada komisi-komisi di Sidang Majelis ICAO. (aliy)