Angkasa Pura 2

Inilah Standar Kualitas Layanan Angkutan Pemukiman BPTJ

KoridorRabu, 5 Oktober 2016
IMG-20161005-WA033

JAKARTA (beritatrans.com) – Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Elly Adriani Sinaga mengungkapkan, pihaknya telah menyusun standar kualitas layanan pada angkutan pemukiman.

Standar kualitas pelayanan yang disusun adalah mencakup Standar keandalan, muatan penumpang, keselamatan, Keamanan, ketersediaan pelayanan, dan terjadwal (realibity). Penumpang juga akan menikmati layanan internet selama perjalanan dan bus dilengkapi dengan CCTV, sehingga penumpang merasa nyaman dan aman dalam melakukan perjalanan.

“Disamping standar pelayanan, design shalter juga akan dibuat yang bagus dan nyaman, sehingga warga yang tinggal di permukiman tidak lagi menggunakan kendaraan pribadi, tapi hanya cukup mengakses shalter dan menggunakan bus menuju tujuan,” jelas Elly di Jakarta, Rabu (5/10/2016).

Selama ini rata rata tujuan perjalannnya adalah Blok M, Kuningan, Thamrin, Senayan, TB. Simatupang, Kelapa Gading, dan Citra Land. Untuk mencapai shelter, warga dapat menggunakan berbagai alternatif termasuk menggunakan kendaraan tidak bermotor seperti berjalan kaki dan sepeda. Untuk itu, fasilitas untuk parkir kendaraan juga perlu disiapkan.

“Angkutan Permukiman ini tentu kita harapkan kedepan akan menjadi salah satu solusi pemecahan kemacetan. BPTJ sampai saat ini masih mengupayakan agar pengelola jalan tol dapat memberikan prioritas pada jam jam puncak kepada bus permukiman termasuk pembayaran E-Toll, agar lebih memberikan jaminan pelayanan sehingga ketepatan waktu bisa terpenuhi,” urai Elly.

Para pengembang permukiman yang hadir dalam rapat persiapan pengoperasian angkutan permukiman, sangat menunggu pelayanan ini dan bersedia membangun infrastruktur seperti shelter.

“Sementara para operator juga sanggup untuk menyediakan bus layanan premium, demikian juga dengan pengelola tempat tujuan sseperti GBK, Citos, Arkadia, dll, siap dijadikan tempat tujuan perhentian,” kata Elly.

Dia menambahkan, bagi pengembang yang sudah bekerjasama dengan operator bus dan sudah siap, silahkan mengajukan izin dan akan segera diterbitkan.

“Kita berharap bahwa ini segera, dan kami rencanakan pada pertengahan Desember kita akan launching. Kalau bisa tanggal 22 desember 2016, sekaligus kado Hari Ibu,” tutur Elly. (omy)

loading...