Angkasa Pura 2

Hasil Rakornis Ditjen Hubdat (3): ASDP Harus Dioptimalisasi dan Dievaluasi Pemanfaatannya

KoridorJumat, 7 Oktober 2016
IMG_20161006_200021

JAKARTA (beritatrans.com) – Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) dimana pemanfaatan hasil pembangunan yang sudah diserahterimakan operasinya (BASTO) kepada Pemerintah Daerah harus dilakukan optimalisasi dan evaluasi.

Disebutkan sebagai kesimpulan Rakornis Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, sistem penyeberangan ASDP juga dilakukan pembenahan.

“Review terhadap regulasi yang ada, seperti cetak biru pengembangan ASDP dan mekanisme perhitungan tarif,” Pudji dalam kesimpulan Rakornis tertulisnya, Kamis (6/10/2016).

Tak hanya itu saja, untuk peningkatan keselamatan dan pelayanan ASDP juga dilaksanakan dengan implementasi regulasi atau kebijakan di bidang ASDP harus didukung sepenuhnya oleh stakeholder terkait.

Selain itu untuk peningkatan keselamatan dan pelayanan, memerhatikan pembangunan infrastruktur penunjang seperti pengadaan SBNP, jembatan timbang, portal dan lainnya. Bimbin teknis dan sosialisasi kepada pemda, dan peningkatan SDM.

“Diperlukan juga pengembangan dan penerapan teknologi informasi dalam sistem pelayanan yang ada,” ucap Pudji.

Terakhir, disebutkan untuk persiapan dan implementasi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25, 27, 28, 29, dan 30 tahun 2016, akan segera dipersiapkan waktu pembahasan tersendiri bersama Ditjen Hubdat, PT ASDP Indonesia Ferry, dan Asosiasi (Gapasdap dan Infa). (omy)

loading...