Angkasa Pura 2

Gunakan Trawl, 8 Kapal Ditangkap Satpolair Di Teluk Apar

images (13)

TANA PASER (BeritaTrans.com) – Depalan kapal motor nelayan (KMN) yang beroperasi di daerah perairan Teluk Apar, Desa Tanjung Aru, Kecamatan Tanjung Harapan, Kabupaten Paser, diamankan Satpolair Polres Paser dan anggota Direktorat Polair Polda Kalimantan Timur

Kedelapan KMN ini diamakan karena dalam menangkap ikan, masih menggunakan alat tangkap yg dilarang (Trawl) dan tidak mengantongi dokumen Surat Ijin Penangkapan Ikan (SIPI).

“Ada delapan KMN yang diamankan, tiga kapal amankan di Sat Polair Polres Paser dan lima kapal lainnya di bawa ke direktorat polda kaltim,” ungkap Kapolres AKBP Hendra Kurniawan didampingi Kasat Polair AKP Heru Susanto saat dikonfirmasi Paser Pos, Sabtu (8/10).

Selain itu, Kapolres Paser Hendra juga menegaskan kalau pihaknya akan terus menindak, mengamankan serta memproses hukum terhadap pelaku kejahatan dilaut demi menjaga ekosistem Laut.

Dibagian lain, Kasat Polair Polres Paser, membeberkan kalau dari delapan kapal yang diamankan, kesemuanya (Jurgan Kapal) bukan warga Kabupaten Paser, melainkan warga Kota Batu, Kalsel.

Tiga orang yang diamankan Polres Paser berinisial HS (31), DJ (44), dan AJ (34) dengan barang bukti tiga KMN, tiga keping papan pemberat dan 3 jaring dengan panjang 15 meter.

“Tiga KMN yang diamankan Pol Air Polres Paser adalah KMN Garuda Setia 5, KMN Karya Samudra, KMN Nurul Faizah, sedangkan yang dibawa ke Polda Kaltim, KMN Mardia Jaya, Tiara, Sumber Urip, Mia Nusantara, dan Fatoni,”beber AKP Heru Susanto.

Karena perbuatanya, para pelaku diancam pasal 85 jo pasal 9 dan atau pasal 93(1) jo pasal 27 ayat 1 dengan pidana 5 tahun dan 6 tahun undang undang no 45 thn 2009 perubahan atas undang undang no 31 thn tahun 2004 tentang perikanan. (lia/sumber banjarmasin pos).