Angkasa Pura 2

Modernisasi Peralatan Ground Handling, JAS Gelontorkan Rp300 Miliar

Bandara Ekonomi & BisnisSabtu, 8 Oktober 2016
IMG-20161007-WA033

BANDUNG (beritatrans.com) – modernisasi peralatan ground handling untuk meningkatkan performa layanan, PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) menggelontorkan investasi Rp300 miliar.

Menurut CEO JAS Adji Gunawan, modernisasi dilakukan juga untuk memenuhi ketentuan yang ditetapkan Kementerian Perhubungan melalui Peraturan Menteri Perhubungan (PM) Nomor PM 174 Tahun 2015 tertanggal 12 November 2015 Tentang Pembatasan Usia Peralatan Penunjang Pelayanan Darat Pesawat Udara Dan Kendaraan Operasional Yang Beroperasi di Sisi Udara.

“Penerapannya dimulai Januari 2017 dan kami sudah menyiapkan peremajaan peralatannya,” ungkap Adji, di Bandung, Jumat malam (7/10/2016).

Hal itu dilakukan, kata Adji, agar operasional perusahaan tidak terganggu apalagi terhenti. Bila tidak memenuhi ketentuan maka sesuai peraturan, peralatan tidak boleh dioperasikan dan perizinannya akan dicabut.

Peralatan yang dipesan di beberapa negara seperti Jerman dan Prancis, menurut Adji sudah mulai tiba. Diharapkan sebelum batas waktu sudah siap.

Deputi Direktur Operasional Subiono menambahkan, saat ini proses ketibaan peralatan masih bertahap, karena ada peralatan yang motorize dan non motorize.

“Peralatan yang sudah tiba mencapai 30 persen dan targetnya November 2016 sudah masuk semua,” ungkap Subiono.

Subiono menyebutkan, sebelum peralatan digunakan, dibutuhkan sertifikasi terlebih dahulu.

Seperti diketahui, pemenuhan peremajaan peralatan pelayanan darat pesawat udara dikelompokkan menjadi dua kategori. Pertama, kelompok usia operasi 15 tahun. Kedua, kelompok usia operasi 10 tahun.‎

Pembatasan dilakukan untuk meningkatkan keselamatan penerbangan dan pelayanan di bandara, serta menjaga kelestarian lingkungan hidup.‎ (omy)

loading...