Angkasa Pura 2

STPI Siap Didik 280 Putra Daerah Menjadi Personel Penerbangan

SDMMinggu, 9 Oktober 2016
Afen PKD1

JAKARTA (Beritatrans.com) – Kampus Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug, Tangerang, Banten siap mendidik 280 putra daerah menjadi personel penerbangan. Mereka akan dididik gratis, karena semua biaya ditanggung APBN.

“STPI mendapatkan kuota untuk mendidik 280 putra daerah. Nanti proses rekrutmen mereka akan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) yang bersangkutan,” kata Plt. Ketua STPI Curug Afen Sena, SE, M.Si menjawab Beritatrans.com di Jakarta, Minggu (9/10/2016).

Menurutnya, ada berbagai jenis diklat ketrampilan yang akan diberikan kepada mereka, mulai Aviation Security (Avsec), Pemadam Kebakaran (PK), serta personel bandara lainnya. Setelah mengikuti diklat nanti, mereka bisa langsung dipekerjakan di bandara terdekat di daerahnya,” jelas Afen lagi.

Dikatakan, STPI sebagai lembaga diklat personel penerbangan siap menjalankan tugas dari pimpinan Kementerian Perhubungan (Kemhub). Dalama rangka pemberdayaan putra daerah, menciptakan lapangan kerja, serta pelayanan terbaik ke masyarakat, diputuskan untuk mendidik putra daerah dengan biaya APBN itu.

“Dalam rangka peningkatkan kapasitas dan kualitas SDM di sektor penerbangan, Pemerintah melalui BPSDM Perhubungan, Kemhub mendapatkan alokasi anggaran untuk mendidik dan menyiapkan putra 10 daerah tertinggal dan terdepan Indonesia. STPI menjadi salah satu UPT pelaksananya,” tukas Afen.

Didik Putra Daerah

Kepala BPSDM Perhubungan, Kemhub Dr. Wahju Satrio Utomo mengatakan, pihaknya mendapatkan tugas untuk mendidik sekitar 5.600 putra daerah menjadi SDM transportasi berbagai matra. Mereka akan didik menjadi SDM pelaut, SDM operator bandara dan pelabuhan serta terminal tipe A di berbagai daerah di Tanah Air.

“Dari kuota 5.600 personel tersebut, akan dibagi seluruh matra yang ada. Termasuk STPI Curug yang mendapatkan kuota mendidik sebanyak 280 personel tersebut. Nanti kita akan bekerja sama dengan manajemen PT Angkasa Pura, Perum AirNav serta UPT sektor transportasi lainnya,” kata Tommy, sapaan akrab dia menjawab Beritatrans.com.

“Pelan tapi pasti, seluruh fasilitas transportasi seperti bandara, pelabuhan, terminal dan stasiun yang dioperasikan untuk umum harus dikelola dan dioperasikan oleh SDM profesional di bidangnya. Kita akan mendidik mereka putra daerah setempat, sehingga akan lebih enjoy dan tidak minta pulang ke daerah asalnya,” jelas Tommy.

“BPSDM Perhubungan mendapatkan tugas dari negara untuk menyiapkan SDM profesiaonal bidang transportasi itu. Oleh karenanya, kita akan didik mereka gratis karena semua dibiayai oleh negara melalui APBN,” tegas Tommy.(helmi)