Angkasa Pura 2

14 Pelabuhan dan Lima Bandara Siap Lakukan Kerja Sama Pemanfaatan

Bandara DermagaSenin, 10 Oktober 2016
IMG-20160914-WA015

JAKARTA (beritatrans.com) – Sebanyak 14 pelabuhan siap dilakukan perubahan pola kelola, yakni melalui kerja sama pemanfaatan (KSP) antara Kementerian Perhubungan dan BUMN.

Pelabuhan tersebut berlokasi di luar Jawa, seperti di Sumàtera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nus Tenggara Barat (NTB), dan Papua.

Dalam paparan pada Forum Diskusi Publik Sektor Transportasi di Jakarta, Senin (10/10/2016), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan, ke-14 pelabuhan tersebut diantaranya saat ini dikelola oleh Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP).

Berikut adalah 14 pelabuhan pelabuhan siap KSP. Pelabuhan UPP Calang (Aceh) dan KSOP Gunung Sitoli (Gunung Sitoli) oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I. Pelabuhan KSOP Sintete (Kalimantan Barat) oleh Pelindo II.

Selanjutnya KSOP Badas (Sumbawa), KSOP Lembar (NTB), KSOP Bima (Bima), dan KSOP Labuan Bajo (NTT) akan di KSOP dengan Pelindo III.

Pelindo IV adalah BUMN terbanyak untuk pelaksanaan KSP yakni dengan tujuh KSOP dan UPP. Pelabuhannya yakni KSOP Buntutoko (Kendari-Sulteng), KSOP Arar (Sorong), KSOP Bitung (Bitung-Sulut), dan KSOP Manokwari (Manokwari). KSOP Marauke (Jayapura), UPP Agats (Agats), dan UPP Tobelo.

Sedangkan lima bandara yang juga siap dilakukan KSP dengan menurut Menhub yakni bandara Samarinda baru (Samarinda), Hanandjoedin (Tanjung Pandan), Kalimarau (Berau), Radin Inten (Lampung), dan Bandara Juwata (Tarakan). (omy)

loading...