Angkasa Pura 2

Pesawat Alami Turbulensi, Bayi Itu Akhirnya Lahir Di Atas Selat Bass Senin 10 Oktober 2016

KokpitSelasa, 11 Oktober 2016
images (8)

TASMANIA (BeritaTrans.com) – Senin, 10 Oktober 2016 menjadi hari tak terlupakan bagi Siripa Day. Perempuan berkacamata itu melahirkan bayi yang diberi nama Armando Sonny Day dalam penerbangan menuju Tasmania dari King Island, Australia.

Siripa Day diterbangkan dari Rumah Sakit King Island ke Rumah Sakit Launceston di Pulau Tasmania karena harus segera melahirkan. Padahal, usia kandungannya baru mencapai 33 minggu. Siripa ditemani suaminya, Andrew Day, dan petugas paramedis bernama Peter James.

images (10)

Tepat saat pesawat Royal Flying Doctor Service (RFDS) lepas landas, Armando lahir ke dunia. Beruntung, petugas medis berusia 41 tahun tersebut punya pengalaman membantu 22 bayi lahir ke dunia. Tetapi, ini adalah pengalaman pertama Peter James membantu persalinan di atas penerbangan.

Armando lahir di ketinggian 21 ribu kaki di atas Selat Bass, Australia. Tidak sampai di situ, pesawat yang mereka tumpangi sempat mengalami turbulensi. Bagi James, pengalaman ini sangat menegangkan dan menantang.

“Kami mengalami turbulensi. Kami berada dalam lingkungan kerja yang kurang kondusif, tetapi harus membantu persalinan seorang bayi prematur. Beruntung semua baik-baik saja,” tutur Peter James, seperti dilansir ABC Net dan okezone, Selasa (11/10/2016).

images (9)

Andrew Day menyatakan tidak pernah membayangkan putranya akan lahir dalam penerbangan. Setengah bercanda, Peter James mengungkapkan tidak mau mengalami pengalaman membantu persalinan serupa dalam waktu dekat. Armando sendiri kini dalam perawatan intensif di bagian neonatal Rumah Sakit Launceston.

Direktur Layanan Ambulans Tasmania Paul Templar mengatakan, persalinan di atas pesawat tersebut adalah contoh terbaik dari profesionalisme dan dedikasi dari paramedis dan pilot RFDS.

“Melihat adanya gangguan cuaca, keandalan pilot untuk mendarat dengan selamat, menyelamatkan pasien, membantu persalinan di atas penerbangan, dan melakukan perawatan yang dibutuhkan bayi itu hingga pesawat mendarat adalah usaha yang sangat hebat,” puji Templar, seperti dimuat Daily Mail. (della).