Angkasa Pura 2

Taruna Pembibitan di STTD, Zulma: Soal Skill, Kompetensi, Disiplin Serta Etika Mereka Bisa Diadu

SDMJumat, 14 Oktober 2016
Zulma lg

BEKASI (Beritatrans.com) – Ketua Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Zulmafendim SE, M.Sc mengatakan, seluruh alumni Taruna Program Pembibitan di STTD akan segera ditempatkan di daerah yang bekerja sama di bidang Diklat sumber daya manusia (SDM). Tahun 2016 ini, sedikitnya ada 174 alumni STTD Program Pembibitan diserahkan ke Pemda berikut SK Penempatan dari Kementerian PAN-RB.

“Untuk penempatan mereka (alumni STTD), selama ini Kementerian PAN -RB sudah memberikan kewenangan pada pemerintah daerah (Pemda) untuk menjalin kerja sama dalam program pembibitan dengan sekolah seperti STTD ini. Putra daerah yang ikut program pembibitan akan dibiyai oleh Pemda dan setelah lulus akan di kembalikan untuk bekerja di daerahnya,” kata Zulmafendi menjawab pers di Kampus STTD, Bekasi, Kamis (13/10/2016).

“Kini, sebanyak 174 alumni STD Program Pembibitan tinggal pemberkasan seperti ijazah dari STTD, akte kelahiran, SKCK dan lainnya. Rekrutmen sejak menjadi taruna sudah dilakukan demikian ketat dan bertahap, mulai tes potensi akademik (TPA), tes psikologi, tes kesamaptaan dan kesehataan, sampai pemantauan terakhir (pantokir),” kata Zulma lagi.

Oleh karena itu, orang nomor satu di STTD itu memberikan garansi. Kalau soal kompetensi di bidang transportasi darat, mereka memang ahlinya. “Soal skill, kompetensi, disiplin serta sikap dan etika mereka bisa diadu. Tujuan pendidikan seluruh sekolah di lingkungan BPSDM Perhubungan seperti STTD adalah mendidik calon perwira transportasi yang prima fisiknya, profesional kerjanya dan bertika yang baik,” jelas Zulma.

Rekrutmen Taruna Transparan

Proses rekrutmen calon taruna STTD termasuk dari program pembibitan sangat transparan dan profesional. “Tak ada kucing-kucingan karena semua dilakukan berbasis IT. Penempatan mereka juga sesuai usulan Pemda dan disetujui Kementerian PAN-RB, nanti akan mendukung dan menyiapkan proses administrasi yang dibutuhkan,” papar Zulma.

Dalam rekturmen taruna Program Pembibitan ini, menurut Zulma, Pemda akan menyediakan pesertanya. Pemda menyiapkan sumber daya manusia (SDM) serta alokasi anggaran di APBD-nya. “Selanjutnya dilakukan seleksi di STTD dan menjalani pendidikan sesuai program studi (prodi) yang ditekuni,” tukas Zulma.

Dia menambahkan, kemampuan ahli transportasi darat di daerah sangat minim. Sementara, ragam permasalahan transportasi seperti kemacetan dan lainnya makin parah dan kompleks. “Program Pembibitan ini, Pemda menyiapkan SDM unggul untuk dididik menjadi ahli transporasi di STTD Bekasi. Setelah lulus dikembalikan ke daerah untuk bekerja dan membangun sistem transportasi di daerah asalnya nanti,” terang Zulma.(helmi)