Angkasa Pura 2

Angkut 45 Penumpang, Kapal Cepat Terbakar Di Maluku Utara, 6 Orang Tewas & 37 Luka Bakar

DermagaSabtu, 15 Oktober 2016
unnamed (4)

HALMAHERA BARAT (BeritaTrans.com) -Speedboat (kapal cepat) dalam perjalanan dari Pelabuhan Jailolo menuju Kota Ternate, terbakar di perairan Maluku Utara, Sabtu (15/10/2016) sekitar pukul 16.30 WIT.

Speedboat yang mengangkut 45 orang penumpang itu terbakar 1 mil dari pelabuhan di Kabupaten Halmahera Barat, ketika baru saja meninggalkan pelabuhan Jailolo.

Anggota Polisi Perairan Polda Malut Brigadir Badrun Lamasila mengatakan data sementara korban tewas adalah enam orang.

“Sedangkan 39 orang lainnya masih dalam tahap evakuasi tim penolong,” kata Badrun, Sabtu (15/10/2016).

Penyebab pasti kebarakan belum diketahui, namun Badrun memperkirakan karena adanya percikan api di bagian mesin yang menyambar tangki bahan bakar.

Badrun menyatakan proses evakuasi masih berjalan dan beberapa penumpang sudah dilarikan ke RSUD Jailolo.

Sementara itu, Kepala Tim SAR KPLP Kota Ternate Djunaidi mengatakan enam korban tewas terdiri dari lima orang dewasa dan satu orang bayi.

“Enam korban yang paling pertama dievakuasi dipastikan telah meninggal dunia,” kata Djunaidi.

Lebih lanjut Djunaidi menambahkan 37 penumpang lainnya sebagian besar mengalami luka parah dan masih dalam penanganan RSUD Jailolo. Selain itu, terdapat dua orang penumpang yang keberadaannya belum diketahui.

“Untuk dua penumpang lainnya kami masih melakukan pencarian sampai saat ini,” ujarnya.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise menyampaikan bela sungkawa terhadap para korban terbakarnya speed boat.

“Atas nama presiden dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, kami mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas peristiwa yang terjadi di perairan Jailolo sore tadi,” kata Menteri Yohana, di Halmahera Barat, Malut, Sabtu malam.

Pihaknya menyatakan telah menjenguk ke rumah sakit setempat untuk melihat kondisi beberapa korban tewas dan mengalami luka bakar.

“Saya sempat menengok ke RS untuk melihat kondisi jenazah. Sedih sekali. Bahkan ada bayi yang sedang berjuang untuk tetap hidup. Semoga Tuhan memberikannya kekuatan,” ujarnya. (anky dari berbagai sumber).

loading...