Angkasa Pura 2

Panik, Ratusan Penumpang KMP Dharma Kencana VIII Terjun Ke Laut Di Tengah Malam

DermagaSabtu, 15 Oktober 2016
images (11)

LABUAN BAJO (BeritaTrans.com) – Kapal KMP Dharma Kencana VIII diduga menabrak karang lalu tenggelam di sekitar Pulau Bidadari dan Punguh perairan Labuan Bajo, Jumat (14/10/2016) sekitar pukul 19.30 Wita.

Ratusan penumpang kapal berlompatan ke laut untuk menyelamatkan diri. Informasi yang dihimpun Pos Kupang di Labuan Bajo semalam menyebutkan, kapal naas itu dalam perjalanan dari Maumere menuju Surabaya, tetapi seperti biasa kapal itu juga singgah di Labuan Bajo.

Setelah menaikkan mobil dan penumpang di Labuan Bajo, kapal tersebut berangkat ke Surabaya sekitar pukul 19.15 Wita.

Berdasarkan manifes, di dalam kapal tersebut terdapat 117 penumpang, 31 kendaraan yang terdiri dari 27 kendaraan dari Maumere, empat mobil dan motor yang muat dari Labuan Bajo.

Sirilus, seorang penumpang selamat, kepada Pos Kupang mengaku, saat kejadian hampir semua penumpang sudah hendak tidur. Namun, terdengar bunyi yang sangat besar yang diikuti matinya mesin kapal.

“Penumpang panik. Kami bertambah panik ketika melihat anak buah kapal (ABK) menurunkan sekoci dan membuang pelampung ke laut. Kemudian diikuti dengan permintaan agar penumpang melompat ke laut,” tutur Sirilus saat ditemui di Pelabuhan Labuan Bajo tadi malam.

Saat para penumpang berlompatan ke laut, ABK juga meminta bantuan ke Syahbandar Labuan Bajo. Beberapa saat kemudian sejumlah armada yang saat itu bersandar di Pelabuhan Labuan Bajo diterjunkan ke lokasi dengan jarak tempuh sekitar 30 menit dari Labuan Bajo.

Dari upaya penyelamatan itu, sebagian besar penumpang sudah berhasil diselamatkan. Namun, satu orang penumpang bernama John mengalami patah kaki dan dirawat di Puskesmas Labuan Bajo.

Di Pelabuhan Pelni Labuan Bajo, petugas terus melakukan evakuasi dan petugas lainnya mencocokkan manifes dengan semua penumpang dan barang yang dimuat kapal naas itu.

Sekitar pukul 23.15, diinformasikan bahwa seluruh badan kapal sudah tenggelam ke dasar laut. Para penumpang yang selamat diinapkan di Hotel Kharisma dan Hotel Pelangi Labuan Bajo.

Kebanyakan di antara mereka, terutama kaum perempuan, tampak berjalan pincang karena melompat dari kapal. (ani/sumber tribunnews).