Angkasa Pura 2

Pembangunan Kapal Latih BPSDM Perhubungan Berjalan Lancar, Awal 2017 Diserahkan

Dermaga SDMSabtu, 15 Oktober 2016
Tommy ponti

JAKARTA (Beritatrans.com) – Proyek pembangunan enam kapal latih Badan Pengembangan SDM Perhubungan tahun 2016 berjalan sesuai jadwal. Awal tahun 2017 sudah diserahkan untuk tahap pertama.

“Direncanakan, awal tahun depan satu kapal sudah jadi dan siap dioperasikan di STIP Jakarta,” kata Kepada BPSDM Perhubungan Dr.Wahju Satrio Utomo menjawab Beritatrans.com di Jakarta, Sabtu (15/10/2016).

Sebanyak enam kapal latih pesan BPSDM Perhubungan dan dibangun di PT Steadfast, Pontianak, Kalimantan Barat. “Sesuai jadwal, Maret-April 2017, satu kapal untuk STIP Jakarta sudah jadi dan bisa dioperasikan,” jelas Tommy, sapaan akrab dia.

Kapal latih itu, lanjut dia, masing-masing untuk BP2IP Malahayati Aceh, STIP Jakarta, Poltekpel Surabaya, PIP Makassar, BPPP Minahasa Selatan dan BP2IP Sorong Papua Barat.

Ke depan, kampus pelaut STIP Jakarta akan memiliki kapal latih sendiri. Kapal tersebut sekaligus akan dioperasikan di rute-rute perintis di sekitar kampus.

“Untuk itu, nanti BPSDM Perhubungan melalui STIP Jakarta dan juga kapal penerima kapal latih lainnya akan bekerja sama dengan Ditlala dan Ditkappel Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemhub),” papar Tommy.

Sebelumnya, Kasubag Rumah Tangga Dan Humas STIP Jakarta Capt. Ariandy S.Bachri mengatakan, setiap hari ada petugas dari kampus yang mengawasi langsung pembangun kapal latih itu di PT Steadfast, Pontianak.

“Semua program pembangunan kapal latih STIP Jakarta dipastikan berjalan sesuai jadwal. Dan secepatnya kapal latih itu akan selesai dan siap dioperasikan untuk melayani masyarakat serta program praktek laut (prala) tahun,” jelas Ariandy.

Dikatakan, selama ini pihak STIP sudah menjalin kerja sama untuk penempatan kadet di kapal untuk prala. Tapi, tak semua bisa naik kapl tepat waktu.

“Jika kapal latih taruna STIP Jakarta sudah jadin, kasus-kasus kesulitan mendapatkan kapal atau terlambat naik kapal tidak terjadi lagi. Taruna bisa naik kapal Latif milik sendiri untuk prala sekaligus melayani warga masyarakat,” tandas Ariandy.(helmi)

loading...