Angkasa Pura 2

138 Putra Daerah Jakarta Utara Siap Ikuti Diklat Calon Pelaut Di STIP

SDMSenin, 17 Oktober 2016
IMG_20161017_084305_edit

JAKARTA (Beritatrans.com) – Sebanyak 138 putra-putri Jakarta Utara khususnya Kelurahan Marunda Kecamatan Cilincing lolos seleksi dan siap mengikuti Diklat Calon Peluat di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta.

Pembukaan diklat akan dilakukan di Auditorium STIP Jakarta, Senin (17/10/2016). Pembukaan diklat ini akan dilakukan Ketua STIP Pranyoto, S.Pi, SAP dan dihadiri Kapusbang SDM Perhubungan Laut Capt. Arifin Soenardjo dan Ketua DPP INSA Carmelia Hartoto.

Mereka adalah peserta program peningkatan kualitas SDM dan daya saing Indonesia di tingkat nasional, regional dan international. STIP bersama sekolah transportasi lain di bawah BPSDM Perhubungan, Kementerian Perhubungan mendapatkan tugas untuk menyelenggarakan diklat tersebut.

“Selain itu juga Instruksi Presiden Jokowi untuk pengembangan kualitas SDM potensial tapi kurang mampu secara ekonomi,” kata Kasubag Rumah Tangga dan Humas STIP Capt. Ariandy S.Bachri, M.Sc didampingi Kapus Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (P3M) STIK Drs. Sugiyanto, MM kepada beritatrans.com, di Jakarta, Senin (17/10/2016).

Menurut Sugiyanto, semula warga masyarakat pendaftar yang masuk ke STIP Jakarta ada 225 orang. Mereka berasal dari putra daerah sekitar kamous STIP Jakarta di Marunda, Jakarta Utara. Setelah dilakukan seleksi administrasi ada 40 orang yang gugur.

Pranyoto Diklat1

“Selanjutnya, dari 185 peserta setelah dilakukan tes kesehatan, hanya 138 orang yang lulus. Dari jumlah itu, 9 orang diantaranya adalah perempuan. Mereka itulah yang akan mengikuti diklat dan dibuka hari ini,” tukas Sugiyanto.

Dia menambahkan, 138 peserta diklat itu akan mengikuti diklat BST selama 10 hari, AFF selama 4 hari, SAT dan SDSD selama 3 hari dan Rating Forming Part of Navigation Watch selama 25 hari dan Rating Forming of An Engineering Watch selama 25 hari.

“Usai diklat nanti, mereka akan memperoleh Buku Pelaut dari Syahbandar. Mereka pun bisa berlayar dan bekerja sebagai pelaut,” tandas Sugiyanto.(helmi)

loading...