Angkasa Pura 2

Bandara Miangas Diresmikan Presiden Rabu 19 Oktober 2016

BandaraSenin, 17 Oktober 2016
IMG_20161007_181746

JAKARTA (Beritatrans.com) – Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan meresmikan bandara Miangas, Sulawesi Utara pada Rabu (19/10/2016).‎

Bandara yang dibangun sejak tahun 2012 itu, menurut Kèpala Biro Komunikasi dan Informasi Publik  Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan, menghabiskan investasi Rp275 miliar yang bersumber dari dana APBN dan APBN-P tahun 2012-2016. 

“Presiden akan meresmikan Bandara Miangas didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi,” jelas Bambang di Jakarta, Senin (17/10/2016).

Pulau Miangas merupakan pulau yang terletak di paling utara Indonesia merupakan pulau terluar yang berbatasan langsung dengan Mindanao-Filipina yang berjarak hanya sekitar 92 kilometer. 

Dengan letak geografisnya yang unik, dikatakan Bambang, awalnya Pulau Miangas menjadi salah satu pulau yang sangat terisolir karena hanya dapat diakses dengan kapal laut yang sangat bergantung pada kondisi cuaca perairan, angin, dan gelombang tinggi. Akibatnya distribusi logistik ke pulau ini menjadi terhambat sehingga menyebabkan harga barang kebutuhan pokok menjadi relatif mahal.

“Saat ini bandara Miangas memiliki panjang landasan pacu (runway) sepanjang 1.400 m x 30 m yang dapat didarati pesawat sejenis ATR-72. Selain itu dilengkapi runway strip 1.400m x 150m dan apron 130m x 65m yang mampu menumpang tiga unit pesawat,” urai Bambang.‎‎

Bandara ini, Bambang menjelaskan, diharapkan dapat menjadi jalur distribusi pangan dan barang lainnya, terutama pada saat cuaca perairan seputar pulau sedang dilanda angin kencang dan gelombang tinggi. 

“Dengan demikian, keberadaan bandar udara ini maka akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan kepariwisataan di Pulau Miangas,” tutur Bambang. 

‎Bersamaan dengan peresmian bandara Miangas, menurut Bambang,  juga akan dilakukan peresmian Bandara Tanjung Api, Ojo Una Una, Sulawesi Tengah dan bandara Kasiguncu, Poso, Sulawesi Tengah.

Perlu diketahui, bandara Tanjung Api di Tojo Una-Una dibangun dengan nilai investasi total Rp452.048.195.000. Memiliki panjang runway 2.110 m x 30 m yang mampu dilandasi oleh pesawat jenis ATR 72, runway strip 2.230 m x 150 m, apron 200 m x 82 m. 

Sedangkan pembangunan Bandara Kasiguncu dimulai sejak tahun 2013 sampai 2015 dengan nilai investasi Rp102.305.697.000. Panjang runway 1.850 m x 30 m yang mampu dilandasi pesawat jenis ATR 72 dan memiliki runway strip 1.970 m x 150 m dan apron 156 m x 73 m. (omy)