Angkasa Pura 2

‎Kepolisian Siapkan Reformasi Sistem Penegakan Hukum Lalu Lintas

Aksi Polisi KoridorSabtu, 22 Oktober 2016
IMG-20161022-WA017

IMG-20161022-WA016
JAKARTA (beritatrans.com) – ‎Kombes Crisnanda Dwilaksana Kabidbin Gakum Korlantas Polri mengemukakan, penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas saat ini masih banyak menjadi potensi berbagai masalah.

“Misalnya saja terjadinya pungli, perdebatan yang tidak berujung dan merasa benar antara pelanggar maupun polisi,” jelas Crisnanda dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (22/10/2016).

Selain itu, pelanggaran lalu lintas menurut Crisnanda juga kerap diselesaikan dengan penindakan manual dan tidak dapat menindak simultan (satu ditindak 100 lepas/lolos dari tindakan).

‎”Sistem peradilannya juga panjang, lama, jauh dari aman dan nyaman dan tak jarang menjadi sarang calo,” ungkap Crisnanda.

Dana denda tilang yang ada menurut Crisnanda juga belum secara maksimal dapat dimanfaatkan sebagai investasi road savety.

Crisnanda menambahkan bahwa ‎tujuan dari penegakan hukum bidang lalu lintas belum memberi efek pada pencegahan terjadinya kecelakaan maupun kemacetan dan masalah sosial lainnya. Belum memberikan perlindungan pengayoman, dan membangun kesadaran tertib berlalulintas.

Untuk itulah, Kepolisian menurut ‎Crisnanda menyiapkan reformasi di bidang reformasi di bidang penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas.

“Membayar tilang dengan cepat secara manual, online maupun dengan cara elektronik dan polisi menyiapkan tiga alternatif tersebut pada ada saat melakukan penindakkan‎,” tutur Crisnanda.


‎Menuju sistem elektronik diakuinya, akan memerlukan proses panjang dan keterkaitan dengan berbagai pihak. Namun langkah awal dimulainya sistem penegakkan hukum elektronik ini adalah dengan membantu masyarakat dapat membayar dengan mudah, cepat, dan mereformasi proses penegakan hukum yang kurang manusiawi. ‎

‎Berikut Ini rintisan penegakkan hukum dengan sistem online ini akan terus dikembangkan :

1. Program Eri (electronic registration + identification)

2. De meryt point system (sistem perpanjangan sim)‎

3. Program ERP (electronic road pricing)

4. E samsat (pembayaran pajak dg sistem on line)

5. E parking 

6. Etc (electronic toll collect)‎

7. Ele (electronic law enforcement) (omy)‎