Angkasa Pura 2

Jangan Lagi Terulang Puluhan Pelajar Tercebur Ke Kali Akibat Jembatan Gantung Putus

KoridorSabtu, 22 Oktober 2016
images (36)

LEBAK (BeritaTrans.com) – Bupati Lebak Iti Octavia menyebutkan sebanyak 378 jembatan gantung di Kabupaten Lebak, Banten mengalami kerusakan akibat dimakan usia.

“Sebagian besar kondisi jembatan itu berpotensi menimbulkan kecelakaan karena kondisinya sudah bolong-bolong dan keropos,” kata Iti Octavia di Lebak, Jumat (21/10/2016).

Kekhawatiran jembatan gantung itu akan menimbulkan kevelakaan bagi penggunanya bukan isapan jempol. Publik pernah dihebohkan putusnya jembatan gantung yang menghubungkan Desa Sindai, Kecamatan Sajira, dengan Pasir Eurih, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, saat dilintasi 46 siswa SD, dan satu pengendara motor.

images (37)

“Jembatan ini memang sudah tua dan rapuh, bebannya berat, kawat slim sudah karatan, bahkan papannya sudah rapuh,” kata Humas Pemkab Lebak Apipi Rapiudin, menyalahkan kondisi jembatan yang buruk, Selasa (10/3/2015).

Ditambahkan dia, usia jembatan telah 27 tahun. Sehingga, tidak kuat menahan beban yang berlebihan. Tali slim yang mengikat jembatan terputus di bagian tengahnya, dan membuat warga yang berada di atas jembatan jatuh ke sungai.

Saat peristiwa terjadi, air sungai tidak terlalu deras. Namun, salah seorang siswa mengalami luka cukup parah, sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adji Darmo, untuk mndapatkan perawtan.

“Ada satu orang anak, Umi berumur 12 tahun, harus dibawa ke rumah sakit karena kepala, dada, serta kakinya mengalami luka. Sementara yang lain dirawat di Puskesmas terdekat,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang saksi mata Kusnaidi mengatakan, peritiwa putusnya jembatan gantung ini membuat kaget warga sekitar karena jembatan ini sedang dalam perbaikan. Namun, belum maksimal untuk dilalui melebihi beban. (kor).