Angkasa Pura 2

Pengusaha Ngaku Sering Angkut Barang Kelebihan Tonase yang Ditentukan

KoridorSelasa, 25 Oktober 2016
IMG-20161025-WA025

JAKARTA (beritatrans.com) – Dalam Forum Perhubungan bertemakan ‘Berantas Pungutan Liar Jembatan Timbang” ditemukan fakta menarik bahwa pengusaha mengakui sering mengangkut barang dengan truk yang tonasenya tidak sesuai kapasitas dan ketentuan berlaku.

“Hampir 90 persen angkutan barang kelebihan muatan,” ujar Ketua Aptrindo Gemilang Tarigan di Jakarta, Selasa (25/10/2016).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengapresiasi pengakuan gabungan pengusaha angkutan truk tersebut sembari mengeluarkan candaannya.

“Ya, bagus mengaku bahwa 90 persen kelebihan muatan, jangan-jangan yang sebenarnya malah 110 persen,” ungkap Menhub yang disambut tawa peserta diskusi.

Menhub mengemukakan bahwa kelebihan muatan pada angkutan truk, bukan saja merusak jalan-jalan yang ada, namun juga membahayakan dan dapat memicu kecelakaan.

Sekjen Asosiasi Logistik dan Forwader Indonesia (ALFI) Akbar Johan menambahkan, kendati banyak yang melakukan angkutan dengan melebihi kapasitas, namun ada juga yang sesuai dengan ketentuan.

“Biasanya yang melebihi kapasitas adalah angkutan yang membawa bahan seperti besi dan barang curah. Kalau yang finish (barang jadi) hampir tidak terjadi,” kata Akbar. (omy)

loading...