Angkasa Pura 2

Presiden Akan Groundbreaking Bandara Kulonprogo November 2016

BandaraSelasa, 25 Oktober 2016
unnamed (4)

KULONPROGO (BeritaTrans.com) — Peletakkan batu pertama New Yogyakarta International Airport (NYIA) dipastikan pada bulan November mendatang. Meski demikian, tanggal pelaksanaannya masih harus menunggu jadwal Presiden Jokowi.

Project Manager Kantor Proyek Pembangunan Bandara NYIA PT Angkasa Pura I, R.Sujiastono memastikan peletakkan batu pertama akan dihadiri langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo.

“Presiden setiap ke sini [Jogja] selalu tanya tentang perkembangan bandara,” jelasnya seperti dikutip harianjogja, Senin (24/10/2016).

Karena itu, ia mengatakan tanggal peletakkan batu pertama masih harus menyesuaikan jadwal Presiden serta sejumlah tokoh penting yang akan hadir.

Meski demikian, pencairan ganti rugi lahan bandara akan selesai pada akhir Oktober ini. Lahan yang telah diganti rugi milik warga telah mencapai lebih dari 55% dari keseluruhan.

Meski batas waktu semakin mepet ia menilai relatif mudah memenuhi target tersebut. Pasalnya, dari luas lahan yang tersisa sekitar 40% merupakan lahan PAG sehingga pencairan ganti ruginya akan lebih mudah.

Selain itu, sekitar 5% lahan milik warga yang masih belum diganti rugi merupakan milik warga yang hingga kini masih menolak atau masih dalam proses. Sujiastono mengatakan ganti rugi milik warga yang menolak akan tetap diberikan melalui proses konsinyasi.

Adapun, sejumlah warga yang masih menolak diberikan waktu untuk mengajukan pengukuran ulang ke Kanwil BPN DIY hingga 18 Oktober lalu. Meski tidak bisa menyebutkan angkanya dengan detail, Sujiastono menyatakan cukup banyak warga yang kemudian mengajukan pengukuran ulang atas lahannya.

Sementara itu, PT Angkasa Pura 1 juga mulai memasang pagar lahan bandara di Desa Kebonrejo, Temon sepanjang 100 meter kemarin. Manajer Operasional Lapangan PT Angkasa Pura 1, Bambang Eko mengatakan pagar tersebut dipasang guna menegaskan wilayah bandara yang telah berpindah kepemilikan.

Namun, ia menjelaskan pagar tersebut masih bersifat sementara dan mendatang akan diganti dengan pagar baru dengan material khusus yang anti-karat dan permanen. Pemasangan pagar di kawasan Desa Kebonrejo tersebut berada di sisi jalan nasional yang diperkirakan akan menjadi pintu masuk bandara untuk sementara.

Pemasangan pagar nantinya akan dilanjutkan ke sejumlah lokasi lain secara bertahap dengan seizin kepala desa masing-masing. Sebagaimana pemasangan stiker dan plang, Bambang mengatakan pihaknya mempertimbangkan lokasi yang telah diganti rugi sepenuhnya. Lokasi juga dipilih yang tidak menimbulkan konflik dari warga. (lia).

loading...