Angkasa Pura 2

Awak Kapal Langsung Terjun Ke Laut Begitu KM Dewaruci Perkasa Mulai Tenggelam

DermagaSelasa, 1 November 2016
images (4)

SURABAYA (BeritaTrana.com) – Kapal KM Dewaruci Perkasa dengan nomor register GT 558 yang membawa muatan 1000 ton semen, tenggelam di Pelabuhan Jasatama, Gresik, Jawa Timur, Selasa (1/11) siang.

Brigadir Sangga Prahara dan Brigadir Taufik, dua anggota Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Gresik, yang kebetulan melakukan patroli di lokasi kejadian mengungkapkan kronologi detik-detik tenggelamnya kapal bernomor register GT 558 tersebut.

Kepada beritahai.com, Brigadir Sangga Prahara mengatakan, sekira pukul 15.00 WIB, dia dan rekannya Brigadir Taufik (yang mengemudikan speed boat) tengah melintas di jalur perairan tersebut.

Bersama mereka juga, melintas dua kapal kargo. Tiba-tiba, salah seorang penumpang di kapal kargo berteriak memberitahu petugas bahwa ada kapal tenggelam.

“Pak, itu ada kapal tenggelam pak”, ujar Brigadir Sangga Prahara menirukan perkataan salah seorang penumpang kargo, Selasa (1/11) malam.

Petugas yang mendengar teriakan tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian dan mencoba untuk mendekat.

Namun ternyata, kondisi kapal KM Dewaruci Perkasa sudah dalam kondisi tenggelam terhisap pusaran air. Melihat itu, Brigadir Sangga Prahara menginstruksikan kepada para anak buah kapal untuk melompat.

“Loncat..loncat..cepat loncat dan pakai pelampung kalian,” ujar Brigadir Sangga Prahara, anggota Satuan Polairud Polres Gresik yang menggunakan speed boat yang dikemudikan Brigadir Taufik, yang juga anggota Polairud Polres Gresik saat di lokasi kejadian.

“Awas..Awas, ke hisap kamu (kru,red) dan buang barang-barang kalian!” ucap Brigadir Sangga Prahara lagi.

Kapal Dewaruci pun perlahan lahan mulai tenggelam, semua orang terlihat panik salah satu orang melompat dan diikuti oleh lainnya, ada juga yang mengemasi barangnya.

“Kejadiannya sangat singkat, hanya sekitar 5 menit, kapal langsung lenyap,” ungkap Brigadir Sangga Prahara.

Seperti diketahui, KM dewaruci Perkasa kapal yang bermuatan 1000 ton semen itu ditumpangi satu nakhoda bernama Arif (50) dan 12 anak buah kapal (ABK) itu, sebelumnya melakukan aktivitas pemuatan barang di pelabuhan semen, Gresik lalu bergerak menuju Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Namun, saat melintas di pelabuhan Jasatama, Gresik, kapal yang dinakhodai Arif (50) beserta kru sebanyak 12 orang terhempas arus ombak sangat kencang dan tidak dapat dikendalikan dengan baik oleh nakhoda.

Seketika itu juga Nakhoda membelokkan arah KM Dewaruci Perkasa di antara dua yang tengah berlabuh, yakni kapal Dolpin Nusantara dan Kapal Trijaya.

KM Dewaruci menabrak dua kapal tersebut hingga mengalami pecah lambung. Akibat peristiwa itu, KM Dewaruci tenggelam karena pecahan lambungnya cukup besar, sehingga volume air yang masuk ke badan kapal cukup banyak. (kor).