Angkasa Pura 2

Menhub Budi Karya Banyak Belajar dari Presiden Jokowi

Bandara FigurSelasa, 1 November 2016
IMG-20161101-WA025_edit

JAKARTA (beritatrans.com) – Menjalankan roda kepemimpinan di Kementerian Perhubungan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku banyak belajar dari pengalaman-pengalaman yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Saya banyak belajar dari Presiden Jokowi saat memimpin di Jakarta,” ungkap Budi di Jakarta, Selasa (1/11/2016).

Menurutnya, pengalaman blusukan yang dilakukan Jokowi menjadi poin penting dalam menjalankan roda kepemimpinannya saat ini.

Budi banyak memilih mengunjungi wilayah-wilayah yang terluar, terdalam, dan tertinggal, untuk memastikan konektivitas dan sarana prasarana transportasinya.

“Saya berpikir mana format kerja ideal karena di Kemhub memiliki rentang kendali yang luas, komplikasi yang banyak, dan hierarki yang tebal,” ungkap Budi.

Pekerjaan yang harus dilakukan menurut Budi tidaklah sederhana, karena ada empat direktorat dan 37 propinsi. Tidak seperti di tempat tugasnya yang terdahulu (PT Angkasa Pura II), yang hanya menangani 13 bandara.

Sebagai Menhub, Budi ingin seluruh komunikasi yang berjalan baik, konstruktif, dan sampai dengan jelas kepada masyarakat.

Prioritas Kerja

Menurut Budi, harus ada prioritas dalam menjalankan kinerja di lingkungan Kemhub. Harus jeli dan mengutamakan yang ‘membutuhkan’ perhatian lebih.

Seperti yang dilakukan Budi terhadap daerah-daerah terluar. Dalam beberapa pekan ini, bersama para Dirjen terkait, mengunjungi bandara dan pelabuhan, serta fasilitas jalan dan lainnya yang terkait.

Daerah yang dikunjungi diantaranya Miangas, Natuna, Papua, Labuan Bajo, Maumere, Atambua, Kupang, dan beberapa wilayah lainnya.

“Untuk pengembangan bandara atau pelabuhan, dilihat juga obstekel sehingga mudah menentukan, mana yang terlebih dahulu dikerjakan,” ujar Budi. (omy)