Angkasa Pura 2

Kemenpar dan BUMN Pengelola Bandara Teken MoU ‎Tingkatkan Kunjungan Wisman

BandaraKamis, 3 November 2016
IMG-20161103-WA012

JAKARTA (beritatrans.com) – ‎Kementerian Pariwisata dan dua BUMN pengelola 26 bandara PT Angkasa Pura I dan II serta Airnav Indonesia, melakukan teken kerja sama untuk meningkatkan jumlah wisata mancanegara (wisman) ke Indonesia dan meningkatkan pergerakan wisatawan nusantara (wisnus).

‎Menpar Arief Yahya mengatakan, keberhasilan pariwisata Indonesia sangat ditentukan oleh ketersediaannya jumlah seat pesawat, karena 75% kunjungan wisman ke Indonesia menggunakan transportasi udara.‎

‎”Tahun ini ditargetkan 12 juta wisman dan 260 juta wisnus akan meningkat menjadi 20 juta wisman dan 275 juta wisnus pada tahun 2019 mendatang,” jelas Arief usai menyaksikan penandatanganan MoU tersebut di Jakarta, Kamis (3/11/2016).

‎Arief menyebutkan, untuk mendatangkan 20 juta wisman tahun 2019, harus tersedia 30 juta seats pesawat. Berarti diperlukan tambahan 10,5 juta seats dalam tiga tahun ke depan. 

“Untuk bisa memenuhi target kunjungan 15 juta wisman di tahun 2017, dibutuhkan minimal 4 juta tambahan seats baru” kata  Arief.

‎Untuk memeroleh tambahan seats penerbangan internasional tersebut, perlu dilakukan upaya bersama dari 3A (Airlines – Airports and Air Navigation – Authorities) antara lain berupa;  kecukupan slot di bandara, kecukupan air service agreement (ketersediaan air traffic right),  serta menambah direct flight berjadwal melalui pembukaan rute baru, extra flight,  maupun flight baru dari pasar wisman potensial‎.

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilakukan oleh Sekretaris Kementerian Pariwisata (Sekretaris Kemenpar) Ukus Kuswara dengan Direktur Utama PT Angkasa Pura I Danang S. Baskoro, dengan Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, serta dengan Direktur Utama AirNav Indonesia Bambang Tjahyono. (omy)‎

loading...
Terbaru
Terpopuler
Terkomentari