Angkasa Pura 2

Papua Amat Butuh Pilot Pesawat Kecil

Kokpit SDMKamis, 3 November 2016
170815112931_tim-gabungan-jalan-kaki-menuju-lokasi-jatuhnya-pesawat

MIMIKA (BeritaTrans.com) – Dengan kondisi geografis berupa pegunungan dan hutan, Papua membutuhkan pesawat kecil untuk transportasi, termasuk untuk sembako dan BBM.

Namun fakta memperlihatkan kebutuhan pilot pesawat sulit terpenuhi. Pilot yang baru lulus dari sekolah penerbangan memilih untuk terbang di pesawat besar.

Seperti dikemukakan Kepala BPSDM Perhubungan Kementerian Perhubungan, Wahju Satrio Utomo, pilot lulusan sekolah penerbangan memang selalu saja bercita-cita menerbangi pesawat besar.

Padahal pasar kerja terbuka lebar di pesawat-pesawat kecil, terutama di kawasan Papua. “Jadi ada kontradiktif antara pasar kerja dengan pencari kerja,” ungkapnya kepada BeritaTrans.com dan tabloid mingguan BeritaTrans.

Pernyataan pejabat yang akrab dipanggil dengan sebutan ‘Tommy’ itu diamini Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Kadishubkominfo) Kabupaten Mimika John Rettob.

John Rettob mendapatkan pilot yang mau dan bisa menerbangkan pesawat ke wilayah-wilayah pegunungan Papua bukan persoalan mudah.

“Kalau mau mencari pilot untuk pesawat Boeing 737 seri 800, hari ini kita buka lamaran maka akan ada 50 orang yang mendaftar,” ungkapnya kepada Antara, Rabu (2/11/2016).

Tapi untuk mendapatkan pilot untuk bawa pesawat-pesawat kecil di Papua seperti pesawat Grand Carravan atau Pilatus Porter, Twinn Otter, helikopter dan lain-lain sangat sulit. “Itu yang kami alami. Kami sangat membutuhkan pilot pesawat kecil,” jelasnya.

Susi-Air

TERBANG WAJIB
Karena kebutuhan itu, Tommy mengutarakan sedang mendesain peraturan wajibnya pilot lulusan sekolah penerbangan di lingkungan BPSDM Perhubungan untuk mengabdikan diri menerbangkan pesawat kecil di penerbangan perintis.

“Menteri Perhubungan Bapak Budi Karya menilai pengabdian di penerbangan perintis itu menjadi bagian dari mewujudkan keadilan sosial, yang menjadi bagian dari basis dari program pembangunan yang digelorakan pemerintah Jokowi-JK,” tuturnya. (awe).