Angkasa Pura 2

Pernah Mundur Dari Jabatan Dirjen Hubdat, Djoko Sasono Diangkat Lagi Menjadi Pejabat Eselon I Kemhub

Koridor SDMKamis, 3 November 2016
images (14)

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Dr. Ir. Djoko Sasono, M.Sc (Eng), yang pernah menuai pujian publik karena mengundurkan diri dari jabatan Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat), diangkat kembali menjadi pejabat eselon I.

Djoko diposisikan sebagai staf ahli Menteri Perhubungan bidang Logistik, Multimoda dan Keselamatan Perhubungan.

Bersama puluhan pejabat lainnya, Djoko Sasono dilantik oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kamis (3/11/2016).

Sebelumnya Djoko Sasono dilantik sebagai Dirjen Hubdat oleh Menteri Perhubungan Ignatius Jonan pada 12 Januari 2015 lalu. Namun belum setahun menjabat sebagai Dirjen Hubdat, Djoko memilih mundur dari jabatan pada Sabtu, 26 Desember 2015.

“Sebagai bentuk tanggung jawab saya, dengan ini saya menyatakan berhenti sebagai Dirjen Perhubungan Darat. Ini adalah tanggungjawab saya terhadap tugas-tugas saya,” lanjut Djoko pada konferensi pers pada Sabtu, (26/12) malam yang sebenarnya dilakukan untuk mendengar penanganan arus balik libur Natal dan Tahun Baru yang juga dihadiri Korlantas Irjen Pol Condro Kirono.

Langkah Djoko Sasono yang mundur dari jabatannya sebagai bentuk tanggung jawab ini banyak diapresiasi masyarakat walaupun mereka menyadari bahwa tanggung jawab tersebut tidak hanya beban dari Dirjen Perhubungan Darat.

TANGGAPAN JONAN
Disinggung soal pengunduran diri Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Djoko Sasono, Menteri Perhubungan waktu itu Ignasius Jonan menilai bahwa hal itu merupakan keputusan pribadi.

“Kalau Anda (media) tanya, ‘kan Dirjen Anda mengundurkan diri?’ Lah kan saya bilang, itu kan hak pribadi. Lah wong saya enggak suruh (mundur). Kalau mundur, mundur aja,” ujarnya, Senin (28/12/2015).

Ketika ditanya apakah tidak mengambil langkah seperti yang diambil oleh Dirjen Perhubungan Darat Djoko Sasono, Jonan tetap bersikukuh bahwa dia tidak bersalah.

“Bukan salah saya, kok. Mengundurkan diri apaan?” ujarnya. (dien).