Angkasa Pura 2

Dirjen Darat Usulkan Kebijakan Pembatasan Usia Kendaraan

KoridorSabtu, 5 November 2016
IMG_20161105_145455

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Pudji Hartanto mengusulkan adanya kebijakan pembatasan usia kendaraan yang boleh dioperasikan di jalan raya.

“Namun harus fair juga, apakah masyarakat sudah siap atau belum. Jangan sampai dinilai hanya menfasilitasi orang kaya saja dengan adanya kebijakan pembatasan usia kendaraan,” ungkap Pudji di Jakarta, Sabtu (5/11/2016).

Menurut Pudji, untuk mewujudkan pembatasan usia kendaraan, harus dilakukan studi, pendapat-pendapat dan koordinasi dengan melibatkan Kementerian terkait seperti Perindustrian.

Minimal, lanjut Pudji, mungkin bisa diterapkan dalam lima hingga 10 tahun ke depan. Namun mulai disosialisasikan dan tidak untuk di seluruh Indonesia penerapannya.

“Paling tidak dilakukan di Jabodetabek. Daripada nantinya pas keluar rumah, kondisi jalan sudah stag, tidak bisa bergerak kendaraannya, baik mobil maupun sepeda motor,” urai Pudji.

Diperlukan juga, lanjut Pudji, masukan gagasan dan ide dari berbagai pihak. Misalnya saja melalui penyelenggaraan Forum Group Discussion (FGD) dan lain sebagainya.

“Saya rasa itu bagus, misalnya, untuk menetapkan berapa usia yang pas apakah 5-10 tahun,” ungkap Pudji.

Namun begitu, angkutan umum juga harus ditingkatkan dan dibangun, untuk mengakomodir peralihan penggunaan angkutan pribadi ke angkutan umum.

“Agak terlambat memang, namun tidak ada kata terlambat untuk membangun angkutan umum,” imbuh Pudji.

Angkutan umum yang ada saat ini menurut Pudji, sudah lebih baik lagi, seperti bus TransJakarta. Begitu juga dengan dibangunnya MRT yang akan meningkatkan layanan angkutan masal. (omy)